Bank sentral China suntik dana likuiditas USD2,8 M

Selasa, 30 Juli 2013 - 15:31 WIB
Bank sentral China suntik...
Bank sentral China suntik dana likuiditas USD2,8 M
A A A
Sindonews.com - Bank sentral China (The People`s Bank of China/PBOC) mengumumkan telah menyuntikkan dana sebesar 17 miliar yuan (USD2,8 miliar) ke dalam sistem perbankan domestik, setelah menekan likuiditas yang mengguncang pasar keuangan bulan lalu.

PBOC menyuntikkan uang tunai ke pasar antar bank domestik dengan menawarkan perjanjian pembelian kembali selama tujuh hari. Merupakan langkah pertama bank sentral sejak Februari lalu.

Bank secara berkala melakukan operasi pasar terbuka, termasuk menawarkan tagihan dan perjanjian pembelian kembali, pada Selasa dan Kamis untuk menyesuaikan tingkat likuiditas di pasar antar bank.

Itu tidak dilakukan pada operasi pasar terbuka sejak akhir Juni, ketika likuiditas dikeringkan dari pasar dalam krisis yang mengirim biaya pinjaman bunga bank satu sama lain ke rekor tertinggi.

Peningkatan kekhawatiran muncul, bank akan mengetatkan kredit, yang bisa menghambat perekonomian domestik, dan menyebabkan gejolak di pasar keuangan China.

Analis melihat suntikan dana terbaru bank sentral menunjukkan keinginannya untuk meringankan kondisi likuiditas di sistem perbankan.

"Bank sentral memperhatikan kondisi likuiditas, menunjukkan sikap bahwa mereka mencoba untuk memperbaiki masalah likuiditas yang mungkin terjadi," kata analis Sinolink Securities, Tao Jinggang, seperti dilansir dari AFP, Selasa (30/7/2013).

Berita tersebut membantu meningkatkan sentimen pasar saham di daratan China, dengan Shanghai Composite Index naik 0,7 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved