Pelanggan aktif MSKY capai 2,01 juta

Kamis, 01 Agustus 2013 - 12:28 WIB
Pelanggan aktif MSKY...
Pelanggan aktif MSKY capai 2,01 juta
A A A
Sindonews.com - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) mencatat jumlah pelanggan aktif sepanjang semester I/2013 mencapai 2,01 juta.

Direktur Utama MSKY, Rudy Tanoesoedibjo mengatakan bahwa perseroan selama kuartal II tahun ini berhasil menambah 147.645 pelanggan bersih, dengan rata-rata 49.215 pelanggan baru setiap bulannya.

"Dengan demikian, total pelanggan aktif yang dimiliki MSKY mencapai 2,01 juta pelanggan," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/8/2013).

Dia menjelaskan, pertumbuhan pelanggan perseroan terkuat masih di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan pertumbuhan yang lebih pesat berasal dari daerah pedesaan serta kota-kota lapis kedua, seperti Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera.

Sementara pada akhir Juni 2013, churn rate per bulan menurun menjadi 1,23 persen dari 1,30 persen dibanding kuartal I/2013. Penurunan churn rate seiring meningkatnya kualitas pelanggan baru yang dihasilkan melalui tim penjualan internal serta peningkatan konten yang ditawarkan kepada pelanggan.

Dia menjelaskan, perseroan selama ini berusaha mengurangi ketergantungan terhadap pihak ketiga untuk pelanggan baru. Penjualan melalui outlet modern MSKY dan penjualan dari rumah ke rumah telah menutupi menurunnya kontribusi penjualan dari pihak ketiga.

"Kami percaya bahwa kekuatan dari ketiga merek yang kami miliki akan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan MSKY. Perseroan akan terus berinvestasi pada konten dan memberikan pelanggan pengalaman menonton terbaik di Indonesia," ujar Rudy.

Sementara itu, perseroan sepanjang enam bulan pertama tahun ini telah menambahkan empat channel baru. MNC Food & Travel telah diluncurkan pada Februari 2013 dan pada kuartal II, MSKY telah menambahkan Channel M serta dua channel eksklusif baru, yaitu Sundance dan MNC Kids.

Pada bulan Juni, MSKY telah menayangkan 29 channel eksklusif. Saat ini, MSKY menawarkan 118 channel. MSKY memiliki satu-satunya satelit di Indonesia pada frekuensi S-Band (standard militer), yang dapat menayangkan sampai dengan 160 channel.

Pada semester II tahun ini, Rudy menuturkan, perseroan akan menambah channel lokal dan internasional yang eksklusif. MSKY juga berencana meluncurkan value added services kepada pelanggan, seperti video on demand.

MSKY berharap bahwa value added services tersebut akan menghasilkan ARPU yang lebih tinggi. Pada semester I/2013, ARPU relatif stabil pada Rp118 ribu.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MNC Vision Berikan Bantuan...
MNC Vision Berikan Bantuan Sembako hingga Kebutuhan Medis ke Rumah Singgah Sani Depok
MNC Sky Vision Optimistis...
MNC Sky Vision Optimistis Jumlah Pelanggan Naik Dua Kali Lipat
Ketua Rumah Singgah...
Ketua Rumah Singgah Sani Depok: Donasi MNC Vision Sangat Membantu Anak-anak
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, MNC Sky Vision Bidik Jutaan Pelanggan lewat Jaringan LCO
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Catat Laba Bersih Rp101,3 Miliar
MNC Sky Vision Siap...
MNC Sky Vision Siap Luncurkan Layanan Addressable TV Advertising Tahun Depan
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved