Order parcel di Samarinda meningkat

Kamis, 08 Agustus 2013 - 22:00 WIB
Order parcel di Samarinda...
Order parcel di Samarinda meningkat
A A A
Sindonews.com - Banyak rezeki yang bisa diraih bagi usaha kecil saat perayaan hari besar umat beragama seperti Lebaran. Berbagai pernak-pernik yang banyak diburu saat perayaan Lebaran membuat peluang usaha semakin terbuka lebar. Salah satunya perajin rotan yang mengolah rotan menjadi tempat parcel.

Seperti yang dilakukan Anis, warga Jalan Abdul Muthalib, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Samarinda, Kalimantan Timur. Usaha yang didapat secara turun temurun dari keluarganya ini kini mampu menghidupi dirinya. Saat hari besar seperti Lebaran, bahkan mendapatkan order hingga ribuan tempat parcel.

Dengan kios kecil sekaligus bengkel, Anis kini mampu mempekerjakan empat orang pegawai. Jika musim Lebaran seperti sekarang, ia harus mempersiapkan ribuan tempat parcel untuk memenuhi kebutuhan di Kota Samarinda saja.

"Kadang kalau Lebaran seperti ini kami kewalahan. Sebab pesanan membludak. Pesanan paling banyak biasanya datang dari toko penyedia parcel," kata Anis saat ditemui di tokonya, beberapa waktu lalu.

Anis membuat tempat parcel dengan tiga jenis mulai dari satu tingkat hingga tiga tingkat. Harganya tentu berbeda. Untuk tempat parcel satu tingkat ia hargai Rp50 ribu, dua tingkat Rp60 ribu dan tiga tingkat Rp115 ribu.

Meski memberikan pesanan dalam jumlah besar, Anis juga tetap melayani penjualan satuan bagi pembeli yang datang di tokonya. Pembeli yang datang sendiri juga tidak sedikit. Biasanya yang membeli satuan warga yang ingin memberikan hadiah parcel, namun dihias sendiri.

Mengenai bahan baku rotan, Anis mengaku tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya. Hutan Kalimantan memang kaya dengan rotan sehingga dia tinggal menghubungi pemasok rotan untuk memenuhi kebutuhan usahanya. "Harga rotan sekarang Rp6 ribu–Rp7 ribu," katanya.

Untuk tempat parcel, Anis mengaku sejauh ini hanya memasok di sekitar Kaltim. Terjauh pemesannya dari Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Untuk kerajinan rotan lain seperti tempat duduk anak untuk sepeda motor, dia sudah melayani hingga Surabaya, dan Jakarta.

Terkait pengerjaan, Anis biasanya sudah melakukan perakitan sejak tiga hingga empat bulan sebelum Lebaran. Hal ini untuk memungkinkan ketersediaan stok yang ia miliki. Dalam sehari, Anis mampu menyelesaikan 10 tempat parcel ukuran paling besar, sedangkan paling kecil sebanyak 15 buah. Sedangkan pesanan Natal, Anis mulai bekerja sejak bulan Oktober.

"Paling banyak tentu saat menjelang Lebaran. Kalau Natal dan hari raya lainnya tidak sebesar Lebaran. Jadi persiapan jelang Lebaran harus lebih banyak," tambahnya.

Meski pesanan banyak, ada saja musim saat ia harus kesulitan memasok barang hasil kerajinannya. Kalau sudah demikian, stok yang ia miliki akan menumpuk meski hari raya sudah lewat. Namun, ada juga saat ia akhirnya kewalahan melayani pesanan. Stok yang ia buat beberapa bulan sebelumnya ternyata cepat habis, sementara pesanan masih banyak yang datang.

"Pernah tahun 2010 lalu saya terpaksa menolak pesanan. Karena memang tidak sanggup. Tapi, ada juga saat sulit, tapi lebih banyak yang kewalahan," terangnya.

Mengenai pendapatan, Anis cukup merendah. Ia hanya mengatakan hasilnya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. "Ini cukup patut disyukuri. Pesanan banyak datang, dan bahan baku mudah didapat," kata Anis.

Jika tidak musim hari raya besar, Anis tidak membuat tempat parcel. Kerajinan yang ia buat hanya tempat duduk anak dari rotan yang dipasang di sepeda motor. Hanya saja jumlahnya tentu tidak sebanyak tempat parcel.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Daftar GPS yang Bisa...
Daftar GPS yang Bisa Digunakan saat Mudik Tanpa Nyedot Kuota
Tiket Kereta Lebaran...
Tiket Kereta Lebaran 2024 Sudah Terjual 56 Persen
Jelang Lebaran, Kemenko...
Jelang Lebaran, Kemenko Polkam Pastikan Distribusi Logistik di Jawa Barat Aman
Pemudik Tahun Ini Diprediksi...
Pemudik Tahun Ini Diprediksi Meningkat, Kuota Mudik Gratis BUMN 2023 Diperbanyak
Kepala BPS Waspadai...
Kepala BPS Waspadai Inflasi Ramadan yang Bakal Rendah
Berita Terkini
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
16 menit yang lalu
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
6 jam yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
9 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
9 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
9 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved