Pasar flutuatif, reksa dana ini layak dicermati

Senin, 12 Agustus 2013 - 10:00 WIB
Pasar flutuatif, reksa...
Pasar flutuatif, reksa dana ini layak dicermati
A A A
Sindonews.com - Sepanjang semester II tahun ini, kinerja reksa dana saham diprediksi masih dipengaruhi kondisi pasar yang masih fluktuatif. Karena itu, investor disarankan untuk lebih selektif memilih instrumen investasi.

Analis PT Infovesa Utama, Vilia Wati mengatakan bahwa sejumlah sentiment yang mempengaruhi kinerja reksa dana pada semester II tahun ini, yakni kelanjutan pembahasan dari the Fed terkait rencana pengurangan stimulus dan rilis laporan keuangan emiten domestik di kuartal II/2013, inflasi dan suku bunga acuan (BI rate) mendatang.

Sementara reksa dana yang layak dicermati di tengah situasi pasar saat ini, yakni reksa dana saham.

"Investor dapat mencermati reksa dana saham yang memiliki portofolio saham dari sektor nonkomoditas dan sektor yang tidak terlalu sensitif dengan perubahan suku bunga," kata dia kepada Sindonews, belum lama ini.

Di samping reksa dana saham, Vilia memberi alternatif lain, yakni reksa dana campuran. Menurut dia, reksa dana campuran dengan aset dasar di obligasi bisa menjadi penopang jika bursa saham berfluktuasi lantaran karakteristik obligasi tidak mudah bergejolak seperti saham.

Kendati kondisi pasar reksa dana dan bursa masih berflktuasi hingga akhir bulan ketujuh tahun ini, namun Vilia menyatakan bahwa Infovesta belum berencana merevisi target kinerja reksa dana hingga penghujung tahun ini.

Sebelumnya Infovesta sempat emmasang target kinerja reksa dana saham hingga akhir tahun ini sebesar 8-13 persen, sedangkan reksa dana campuran sekitar 8-11 persen dan pendapatan tetap 5-6 persen.

Sementara hingga akhir Juli 2013, dengan kinerja IHSG tercatat sebesar 6,80 persen, reksa dana saham mencatat kinerja 6,02 persen, reksa dana campuran 5,12 persen dan pendapatan tetap 4,31 persen.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
9 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
11 menit yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
29 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
56 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
1 jam yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved