Renault siap kembali ke Iran

Rabu, 07 Agustus 2013 - 12:21 WIB
Renault siap kembali...
Renault siap kembali ke Iran
A A A
Sindonews.com - Setelah ketegangan politik mulai mereda, kini Renault ingin kembali ke salah satu pasar utamanya, yaitu Iran. Namun, tidak diketahui kapan hal tersebut dapat terlaksana.

Seperti dikutip dari Inautonews, Rabu (7/8/2013), setelah adanya perpanjangan sanksi ekonomi pemerintah AS atas program nuklir di negara itu, telah berimbas pada sektor otomotif, termasuk Renault yang terpaksa menghentikan pengiriman knockdown kit ke Iran pada 1 Juli.

Renault adalah salah satu perusahaan besar di Eropa yang masih aktif di Iran dan penarikan dari negara itu merupakan pukulan serius bagi produsen mobil. Sementara, Iran adalah pasar global terbesar ke delapan dengan angka penjualan mencapai 100.783 kendaraan yang dijual di negara tersebut pada tahun lalu.

Angka penjualan itu di atas Italia, di mana Renault menjual 96.144 unit dan 83.366 mobil yang terjual di Spanyol. Untuk mendapatkan gambaran besar, itu tidak cukup untuk mengatakan mobil memiliki pangsa pasar 10 persen di Iran pada 2012.

Renault membangun Logan dan Megane dari impor CKD dengan Teheran berbasis mitra Iran Khodro dan Paris Khodro, dan sebagai produksi kendaraan akan meredakan ketika kit sudah dikirim ke negara, infrastruktur produksi akan tetap digunakan selamanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergikan Pariwisata...
Sinergikan Pariwisata dan Otomotif, Sandiaga Uno Optimis Kembangkan Kedua Industri
Serunya Perjalanan Para...
Serunya Perjalanan Para Bikers Susuri Wisata Alam yang Menawan di Jawa Timur
Nakamichi Luncurkan...
Nakamichi Luncurkan DVR Terbaru dengan Tema Never Miss a Thing
Keren! Rancang Kendaraan...
Keren! Rancang Kendaraan Impian Masa Depan, Ini Penampakan Mobil Terbang Dari GAC AION
Hari Pertama IIMS 2025:...
Hari Pertama IIMS 2025: Potret Wanita Cantik yang Memukau di Pameran Otomotif
Pembukaan IIMS 2025
Pembukaan IIMS 2025
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved