Pemerintah imbau industri padat karya tak lakukan PHK

Kamis, 15 Agustus 2013 - 13:29 WIB
Pemerintah imbau industri...
Pemerintah imbau industri padat karya tak lakukan PHK
A A A
Sindonews.com - Tidak hanya membuat lapangan kerja baru, namun pemerintah juga merasa lapangan kerja yang ada saat ini jangan sampai melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), terutama di industri padat karya karena akan memukul kondisi ekonomi saat ini.

Hal tersebut dikatakan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Armida S Alisjahbana ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (15/8/2013).

"Bukan hanya lapangan kerja baru, tapi existing jobs jangan sampai terjadi PHK terutama padat karya. Karena saat kondisi seperti ini mereka bisa terkena dampak paling besar (hardest hit)," ujarnya.

Karena itu, lanjut dia, Menteri Keuangan M Chatib Basri dan Menteri Perindustrian MS Hidayat saat ini tengah menggodok aturan pajak penghasilan yang lebih baik untuk menstimulasi industri padat karya tersebut.

"Menkeu dan Menperin sedang membuat skema pajak penghasilan untuk industri padat karya. Jadi bukan membuat pekerjaan baru saja," jelas Armida.

Selain itu, lapangan kerja baru dirasa Armida sangat pentingl. Di mana setiap pertumbuhan ekonomi akan menghasilan pertumbuhan jumlah lapangan pekerjaan yang baru.

"New employemnt penting. Jumlah angkatan kerja sekarang di atas 110 juta, yang bekerja 100 juta sekian, tapi growth akan buat lapangan pekerjaan yang baru," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
3.188 Buruh di Purwakarta...
3.188 Buruh di Purwakarta Terkena PHK Massal
46.000 Pekerja Diterjang...
46.000 Pekerja Diterjang Badai PHK, Korban Terbanyak Jateng dan Jakarta
Badai PHK Massal Hantam...
Badai PHK Massal Hantam Otomotif Eropa: Renault Siap Pangkas 3.000 Karyawan, Total Korban Tembus 34.000 Jiwa di 2025!
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
11 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
11 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
24 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
37 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved