Regulator pasar China selidiki kesalahan broker saham

Senin, 19 Agustus 2013 - 13:36 WIB
Regulator pasar China...
Regulator pasar China selidiki kesalahan broker saham
A A A
Sindonews.com - Regulator pasar China hari ini sedang menyelidiki broker domestik atas kesalahan perdagangan multi-miliar dolar, yang secara singkat mengirim indeks saham naik lebih dari lima persen pada Jumat (16/8/2013)

Dilansir dari AFP, China Securities Regulatory Commission (CSRC) menyatakan, desain cacat dalam sistem perdagangan milik Everbright Securities menyebabkan keuntungan dramatis.

Lonjakan tersebut memicu kebingungan dan rumor fat finger perdagangan, mengacu pada kesalahan manusia dalam memasuki perintah.

CSRC mengatakan, para broker di unit milik negara China, Everbright Group itu keliru menempatkan order pembelian senilai 23,4 miliar yuan (USD3,8 miliar) meskipun tidak semua transaksi tersebut selesai.

Perusahaan broker dengan nilai aset terbesar ketujuh di China itu menyebutkan dalam sebuah pernyataan terpisah pada Minggu, telah kehilangan USD31 juta karena kesalahan.

"Kita harus mengambil ini sebagai peringatan dan mencegah masalah yang sama terjadi kembali. Masalah ini cukup untuk meningkatkan peringatan atas efek keseluruhan dan sektor berjangka," ujar pejabat CSRC.

Everbright mengatakan, telah menerima pemberitahuan dari CSRC bahwa cabang Shanghai untuk menghentikan usaha perdagangan eksklusif selama tiga bulan dari Senin.

Perdagangan saham yang terdaftar di Shanghai, yang diskors pada Jumat sore, akan dilanjutkan pada Selasa. Saham broker terdaftar lainnya yang jatuh pada Senin, karena kekhawatiran pemerintah akan memberlakukan pengendalian risiko yang lebih besar pada sektor ini. Southwest Securities turun 6,30 persen pada tengah hari. Sementara China Merchants Securities turun 4,55 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
4 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
10 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
36 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved