Rupiah diprediksi melemah lebih dalam
Rabu, 21 Agustus 2013 - 08:39 WIB
Rupiah diprediksi melemah lebih dalam
A
A
A
Sindonews.com - Awan negatif belum beranjak dari laju rupiah yang masih melanjutkan pelemahannya. Pergerakannya pun cenderung konsiten untuk kembali melemah lebih dalam pada hari ini.
"Pada hari ini, diperkirakan rupiah akan berada pada rentang harian Rp10.420-Rp10.585/USD," ujar Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Rabu (21/8/2013).
Pelemahan ini turut dikontribusi adanya penilaian pelemahan rupiah dari Menteri Keuangan Chatib Basri, yang menyembutkan bahwa sepertinya pelemahan akan berlanjut sampai tahun depan dengan barometernya China dan India, dimana pertumbuhannya 7 persen dan 4 persen turut direspon negatif.
"Adanya rencana BI (Bank Indonesia) yang akan melakukan penyelamatan rupiah dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar sekunder dan menjaga transaksi berjalan belum banyak berimbas pada pasar," sambung dia.
Menilik kondisi di hari sebelumnya, dimana pada hari Selasa (20/08/2013) rupiah dibuka di level Rp10.500/Rp10.510 dan ditutup semakin melemah hingga ke level Rp10.690/Rp10700 walaupun di market rupiah diperdagangkan hingga ke level Rp10.850/USD.
Pelemahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik itu dari kondisi global maupun dari kondisi perekonomian Indonesia sendiri.
"Pada hari ini, diperkirakan rupiah akan berada pada rentang harian Rp10.420-Rp10.585/USD," ujar Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Rabu (21/8/2013).
Pelemahan ini turut dikontribusi adanya penilaian pelemahan rupiah dari Menteri Keuangan Chatib Basri, yang menyembutkan bahwa sepertinya pelemahan akan berlanjut sampai tahun depan dengan barometernya China dan India, dimana pertumbuhannya 7 persen dan 4 persen turut direspon negatif.
"Adanya rencana BI (Bank Indonesia) yang akan melakukan penyelamatan rupiah dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar sekunder dan menjaga transaksi berjalan belum banyak berimbas pada pasar," sambung dia.
Menilik kondisi di hari sebelumnya, dimana pada hari Selasa (20/08/2013) rupiah dibuka di level Rp10.500/Rp10.510 dan ditutup semakin melemah hingga ke level Rp10.690/Rp10700 walaupun di market rupiah diperdagangkan hingga ke level Rp10.850/USD.
Pelemahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik itu dari kondisi global maupun dari kondisi perekonomian Indonesia sendiri.
(rna)