IHSG diprediksi belum terkerek signifikan pekan ini

Senin, 26 Agustus 2013 - 09:20 WIB
IHSG diprediksi belum...
IHSG diprediksi belum terkerek signifikan pekan ini
A A A
Sindonews.com - Empat paket kebijakan ekonomi pemerintah dinilai belum mampu mengembalikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level terbaiknya dalam waktu dekat. Hal ini melihat pergerakan IHSG pada akhir pekan lalu yang berakhir di level 4.169,82 setelah melemah 0,03 persen atau 1,5 poin usai pemerintah mengumumkan paket kebijakannya akhir pekan lalu.

Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih mengaku cukup pesimistis dengan paket kebijakan tersebut dapat mengerek indeks naik signifikan di pekan ini. Menurutnya pasar masih meragukan keseriusan pemerintah dalam implementasi kebijakan tersebut.

"Penurunan indeks akhir pekan lalu bukti pasar tidak percaya paket kebijakan tersebut akan memulihkan kepercayaan pasar dalam waktu dekat. Sebaiknya pemerintah segera memberikan bukti dalam beberapa hari ke depan, kebijakan tersebut akan terealisasi dalam jangka panjang," ujar Lana saat dihubungi.

Dia mengatakan, pemerintah seharusnya memberikan tenggat waktu pelaksanaan agenda tersebut agar lebih terukur. Bahkan untuk kebijakan stimulus pajak untuk industri padat karya tidak menetapkan rentang waktu pelaksanaan yang lebih jelas. Hal ini membuat pelaku pasar akan lebih fokus menanti pergerakan indeks kawasan dan regional.

"Dalam waktu dekat pasar lebih memilih melihat sentimen pasar regional karena masih ada data kuartal II yang akan keluar. Kalau kinerjanya di bawah kuartal pertama kemungkinan arus keluar dana asing dari Asia akan semakin kuat," ujarnya.

Dia menyebutkan dana asing yang tinggal di kawasan sebetulnya masih cukup besar. Setidaknya akumulasi dana asing di pasar modal domestik mencapai USD138 miliar. Namun arus keluar dana asing yang signifikan bisa mempengaruhi pasar untuk melakukan aksi jual.

"Dana asing yang masih ada cukup besar. Namun, arus keluar yang signifikan akan membuat pasar enggan membeli karena marginnya semakin tipis," ujarnya.

Senada dengannya, Kepala Riset Universal Broker Satrio Utomo mengaku pesimistis indeks akan kembali bergairah di pekan ini. Dia menilai pasar akan menunggu tindakan pemerintah yang lebih konkret dengan menetapkan aturan teknis di level kementrian.

"Pasar akan menunggu aturan teknis dan lebih memilih fokus pada sentimen eksternal di regional," ujarnya.

Dia memprediksi kisaran support dan resistance IHSG di pekan ini akan berakhir di level 3.950-4.400. Kondisi regional diperkirakan berpotensi akan mendukung indeks untuk tidak semakin jatuh.

Sementara tekanan jual itu disebutnya didorong dari perekonomian Indonesia yang melambat. Akhir minggu ini kondisi regional mulai lebih baik dengan data ekonomi Jerman dan China yang membaik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
6 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
6 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
7 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
7 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
7 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved