Dampak pelemahan rupiah akan terasa dua bulan lagi

Senin, 26 Agustus 2013 - 14:04 WIB
Dampak pelemahan rupiah...
Dampak pelemahan rupiah akan terasa dua bulan lagi
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Depok menilai, saat ini dampak anjloknya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) belum terasa signifikan.

Meski demikian. Apindo mengakui bahwa perusahaan yang paling berdampak adalah perusahaan yang menggunakan bahan baku impor.

"Saat ini di Depok belum terlihat, untuk pabrik yang mengekspor tentu masih aman-aman saja. Tetapi bagi pabrik yang mengimpor tentu mereka sangat payah dan kesulitan, karena bisa ada kenaikan 20-30 persen," ujar Ketua Apindo Depok, Inu Kertapati, Senin (26/8/2013).

Inu mendorong agar pemerintah bisa mengatasi kondisi tersebut dengan cepat. Salah satunya dengan empat paket stimulus kebijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah.

"Kami meminta agar pemerintah bisa mengatasi, saya sempat mengikuti empat program kebijakan pemerintah. Seharusnya belanja pemerintah ditingkatkan, kami berharap stimulus yang digulirkan pemerintah bisa berjalan," tegas Inu.

Dia memprediksi dampak anjloknya rupiah baru akan terasa dalam kurun waktu dua bulan hingga tiga bulan kedepan. Sebab, kata dia, saat ini para pengusaha dan pabrik yang mengandalkan bahan baku impor pada stok lama.

"Saat ini kan masih tergantung apa dulu produknya, kalau pabrik yang harus pakai bahan impor mereka kan masih ada stok lama, nanti harganya pasti akan naik kalau barang impornya sudah habis, bisa 1-2 bulan lagi baru terasa," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
10 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
24 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
24 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
38 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
51 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved