DPR: Pemerintah lambat respon current account deficit

Selasa, 27 Agustus 2013 - 09:31 WIB
DPR: Pemerintah lambat...
DPR: Pemerintah lambat respon current account deficit
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi Golkar Harry Azhar Azis mengatakan, respon pemerintah berupa paket stimulus ekonomi terhadap gejolak perekonomian defisit transaksi berjalan terlalu lamban.

Pasalnya, defisit tersebut tidak pernah dinyatakan secara tegas di kuartal III dan IV tahun ini, padahal defisit telah terjadi di kuartal IV/2011.

"Dan memang itu sebenarnya current account deficit sudah sejak dari tahun 2011 di kuartal IV. Itu yang saya katakan, respon pemerintah terlambat. Padahal pada kuartal I defisit sekitar USD5 miliar dan sekarang USD9,8 miliar," ujar Harry di Gedung DPR, Selasa (27/8/2013) dini hari.

Dia menjelaskan, defisit yang terjadi pada tahun 2005 dan 2008 hanya memakan rentang waktu kurang lebih dua kuartal saja, sedangkan defisit neraca transaksi berjalan kali ini telah memakan waktu tujuh kuartal.

"Tapi sekarang kan bisa mencapai tujuh kuartal. Jadi, itu sudah terlambat dan pemeintah harus lebih responsif. Memang defisit neraca transaksi berjalan, tidak secara tegas dinyatakan oleh pemerintah di kuartal III dan IV ini. Jadi tidak dijalankan secara konkret itu seperti apa," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
19 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved