Rupiah merosot, industri akan naikkan harga produk
Selasa, 27 Agustus 2013 - 17:09 WIB
Rupiah merosot, industri akan naikkan harga produk
A
A
A
Sindonews.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) memaksa pelaku usaha menaikkan harga jual produk.
Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar, Deddy Widjaya mengatakan, industri besar lebih memilih menaikkan harga jual produk.
Saat ini, lanjut Deddy, nyaris semua industri yang menggunakan komponen impor mulai menghitung menaikkan harga jual produk. Industri yang menggunakan komponen impor di atas 60 persen, akan menaikkan harga jual produk antara 25-30 persen.
“Semakin sedikit penggunaan komponen impor, kenaikan harga produk bisa semakin ditekan. Imbas kenaikan tersebut, diperkirakan mulai terasa bulan depan,” jelas Deddy, Selasa (28/8/2013).
Pengusaha, lanjut Deddy pada dasarnya enggan menaikkan harga jual produk, karena rentan terhadap daya beli masyarakat. Namun, tingginya tekanan biaya opeasional memaksa mereka menaikkan harga produk.
Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar, Deddy Widjaya mengatakan, industri besar lebih memilih menaikkan harga jual produk.
Saat ini, lanjut Deddy, nyaris semua industri yang menggunakan komponen impor mulai menghitung menaikkan harga jual produk. Industri yang menggunakan komponen impor di atas 60 persen, akan menaikkan harga jual produk antara 25-30 persen.
“Semakin sedikit penggunaan komponen impor, kenaikan harga produk bisa semakin ditekan. Imbas kenaikan tersebut, diperkirakan mulai terasa bulan depan,” jelas Deddy, Selasa (28/8/2013).
Pengusaha, lanjut Deddy pada dasarnya enggan menaikkan harga jual produk, karena rentan terhadap daya beli masyarakat. Namun, tingginya tekanan biaya opeasional memaksa mereka menaikkan harga produk.
(gpr)