Khawatir terimbas, Jepang gelontori BI USD12 miliar

Kamis, 29 Agustus 2013 - 16:52 WIB
Khawatir terimbas, Jepang...
Khawatir terimbas, Jepang gelontori BI USD12 miliar
A A A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Difi A Johansyah memberikan penjelasan mengenai perpanjangan Bilateral Swap Arrangement (BSA) antara BI dan Bank of Japan (BoJ).

BSA yang dimaksud adalah sejenis pinjam meminjam dana dari devisa Jepang sebesar USD12 miliar untuk digunakan sebagai dana stand by dan berlaku efektif per tanggal 31 Agustus 2013.

Kebijakan pinjam meminjam devisa ini, jelasnya, merupakan kebijakan yang wajar dalam kaitan Bank Sentral antar negara.

"Karena pada dasarnya sifat sesama bank sentral adalah tidak ingin melihat negara lain mengalami gejolak ekonomi global karena gejolak ekonomi itu menular dan dapat berdampak antar negara," terang Difi di Gedung BI, Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Difi mengungkapkan, walaupun BSA yang awalnya dilakukan tahun 2003 ini dan telah diperbaharui 5 kali dilakukan antara BI dan BoJ, tetapi BoJ merupakan agen Menteri Keuangan Jepang.

"Bilateral Swap Agreement Indonesia dengan Bank of Japan merupakan agen Menteri Keuangan Jepang. Jadi bukan atas nama BoJ tapi Menkeu Jepang. Dan ini juga merupakan bagian dari Chiang Mai Iniciative," tutur Difi.

Difi menambahkan, kegunaan kebijakan ini antara lain untuk bantalan kecukupan devisa secara berlapis (second line of defense). "Pembahasan untuk kerja sama serupa juga sedang kami lakukan dengan Bank Sentral di kawasan, tapi kami tidak bisa beritahu ya," pungkas Difi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat Ditopang...
Rupiah Menguat Ditopang Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi RI
Jika Rupiah Tembus Rp20...
Jika Rupiah Tembus Rp20 Ribu, Akademisi Proyeksikan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3%
Rupiah Betah Nangkring...
Rupiah Betah Nangkring di Atas Rp16.200, Ekonomi RI dalam Ancaman
Inflasi Terkendali,...
Inflasi Terkendali, Rupiah Stabil: Pemerintah Jaga Kepercayaan Investor
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,4%, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.894
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
4 menit yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
43 menit yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
2 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
4 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
4 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
15 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved