CSAP proyeksikan laba turun 4,87%

Kamis, 29 Agustus 2013 - 17:52 WIB
CSAP proyeksikan laba...
CSAP proyeksikan laba turun 4,87%
A A A
Sindonews.com - Kinerja keuangan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) sepanjang tahun ini akan mengalami tekanan. Karena itu, perseroan memproyeksikan penurunan laba bersih sebesar 4,87 persen dibandingkan perolehan 2012.

Sekretaris Perusahaan CSAP, Idrus H Widjajakusuma mengatakan, naiknya upah pekerja dan harga bahan bakar, menjadi salah satu faktor menurunnya target laba perseroan.

Hingga akhir tahun ini, CSAP memproyeksikan laba bersih berada di posisi Rp60 miliar atau turun 4,87 persen. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu perseroan masih sanggup membukukan laba bersih sebesar Rp63,07 miliar.

Kenaikan beban upah sudah tergambar pada kinerja keuangan perseroan di semester satu yang membengkak sebesar 46,37 persen menjadi Rp101,11 miliar atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp69,78 miliar.

"Kenaikan upah membuat kami memiliki strategi untuk dapat mengatrol membengkaknya beban keuangan perseroan. Sampai akhir tahun, kami berharap dapat meraih laba sekitar Rp60 miliar," kata Idrus dalam acara halal bi halal perseroan di Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, perseroan akan lebih mengejar penjualan produk yang bermargin tinggi di semester dua tahun ini. Untuk diketahui, produk perseroan yang memiliki margin tinggi adalah produk impor, namun penjualan produk impor ini hanya memberikan kontribusi 10 persen dari total penjualan 2013.

Menurutnya, hal tersebut belum ditambah dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang sempat menyentuh angka Rp12.000 per USD, menambah pelik permasalahan perseroan untuk menggenjot penjualan di sektor produk impor.

Sebagai catatan, hingga saat ini perseroan telah memiliki 20 toko ritel Mitra 10, delapan toko ritel Atria, selain itu terdapat 41 cabang distribusi bahan bangunan, lima cabang distribusi kimia dan 15 area distribusi barang konsumen yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, sebagian besar ritel CSAP masih berada di wilayah Jabodetabek.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sepanjang 2020, Catur...
Sepanjang 2020, Catur Sentosa Adiprana Buka 4 Gerai Mitra 10
Skakmat Master GothamChess,...
Skakmat Master GothamChess, Akun Catur Indonesia Gemparkan Dunia
Meski Pandemi, Perusahaan...
Meski Pandemi, Perusahaan Ini Optimistis Penjualan Tumbuh Double Digit
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Harita Nickel Akuisisi...
Harita Nickel Akuisisi 99% Saham PT Gane Tambang Sentosa
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
17 menit yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
47 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
2 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved