IHSG diprediksi menguat terbatas

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 08:00 WIB
IHSG diprediksi menguat...
IHSG diprediksi menguat terbatas
A A A
Sindonews.com - Memasuki hari terakhir perdagangan pekan ini tampaknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mengalami hambatan dalam upaya penguatannya sehingga hanya akan bergerak terbatas.

Hal tersebut lantaran kalangan investor masih wait and see soal dampak kebijakan dinaikannya suku bunga acuan Bank Indonesai (BI Rate) ke level 7 persen.

"Meskipun kenaikan tipis DJIA masih akan menjadi faktor pendorong kenaikan IHSG, tetapi perkiraan saya akan semakin terbatas karena masih perlu dibuktikan apakah benar naiknya BI rate sebesar 50 basis poin bisa menjadi daya tarik investor asing masuk kembali membawa danaya ke Indonesia," kata Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, Jumat (30/8/2013).

Namun demikian, optimisme penguatan IHSG tampaknya memang masih ada dibuktikan dengan tren penguatan yang terlihat dari sisi teknikal. Dia memperdiksi, IHSG akan berada dalam rentang 4.051-4.155.

"Pola two white soldiers terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation di hari Jumat," tegas Edwin.

Dari luar negeri, setelah DJIA menguat cukup besar sepanjang perdagangan, akhirnya DJIA hanya menguat 16,44 poin (0,11 persen) ditutup di level 14.840,95 diikuti kenaikan The Vix sebesar 1,94 persen ditutup di level 16,81.

Hal tersebut akibat kekhawatiran rencana serangan militer AS dan sekutunya ke Suriah dalam beberapa hari ini. Padahal sepanjang perdagangan DJIA harusnya menguat lebih agresif didorong turunnya data weekly jobless claims sebesar 6.000 unit, sehingga total mencapai 331 ribu unit dibandingkan konsensus ekonom sebesar 332 ribu unit.

Selain itu, data GDP AS di kuartal II tumbuh sebesar 2,5 persen atau jauh lebih tinggi dari perkiraan pemerintah sebesar 1,7 persen serta konsensus ekonom sebesar 2,2 persen.

Dari dalam negeri, euphoria kenaikan BI rate yang tentunya diharapkan akan diikuti penguatan rupiah atas USD dan turunnya ekspektasi inflasi serta naiknya Indonesia ETF (EIDO:US) sebesar 2,01 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
17 menit yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
43 menit yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
1 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
1 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
2 jam yang lalu
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved