Korban kenaikan suku bunga dan LTV masyarakat bawah

Sabtu, 31 Agustus 2013 - 11:45 WIB
Korban kenaikan suku...
Korban kenaikan suku bunga dan LTV masyarakat bawah
A A A
Sindonews.com - Pengamat ekonomi yang juga Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN), Aviliani mengemukakan, penerapan Loan to Value ratio (LTV) sebagai bauran kebijakan Bank Indonesia (BI), menyusul kenaikan suku bunga (BI rate) 7,00 persen akan menekan masyarakat menengah ke bawah. Mereka tidak mampu membayar uang muka dan mencicil kredit perumahan.

"Yang punya problem itu orang yang penghasilannya pas-pasan. Karena begitu LTV (penerapan rasio pinjaman terhadap aset) dinaikkan mereka enggak punya kemampuan untuk membeli rumah ataupun mobil," ungkap Aviliani di Hotel Four Seasons, Jakarta, Jumat (30/8/2013).

Dia menyebut yang dapat menyelamatkan kelas menengah ke bawah dalam membayar uang muka dan cicilan rumah adalah RUU Tabungan Perumahan Rakyat (Tepera) yang sedang digodok aturannya oleh pemerintah.

"Nanti kalau sudah ada UU Tapera, mungkin bisa (kelas menengah ke bawah), karena nanti uang mukanya dipakai dengan Tapera," terang Aviliani.

Dia menambahkan, bagi kelas menang ke atas, LTV tidak akan berpengaruh banyak mengurangi kredit pada sektor perumahan. Karena mereka mampu membayar uang muka dan cicilan KPR. Mereka tetap membeli rumah dan properti sebagai aset investasi yang baik.

Tapi, di satu sisi hal ini akan berdampak negatif karena pertumbuhan di sektor produktif tidak terdorong, yang meningkat justru konsumsi. "Nah, efeknya kan jadi enggak bagus. Karena nanti pertumbuhan enggak ke sektor produktif. Tapi ke konsumtif," tandas Aviliani.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved