Defisit neraca perdagangan Juli terbesar sepanjang sejarah

Senin, 02 September 2013 - 15:28 WIB
Defisit neraca perdagangan...
Defisit neraca perdagangan Juli terbesar sepanjang sejarah
A A A
Sindonews.com - Defisit Neraca Perdagangan Indonesia pada Juli 2013 sebesar USD2,31 miliar diyakini sebagai yang terbesar sepanjang sejarah dalam hitungan month to month.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo mengaku, defisit secara month to month tersebut adalah yang terbesar sejak zaman penjajahan Belanda.

"Saya rasa sejak zaman Belanda. Saya dulu sempat bikin paper neraca perdagangan sejak 1927," ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (2/9/2013).

Namun, Sasmito juga menyebut defisit ini menandakan konsumsi masyarakat Indonesia yang semakin hari semakin besar dan mirip dengan China di beberapa tahun lalu.

"Sangat luar biasa, kita menyerap barang dari seluruh dunia dan berperilaku hampir seperti China di zaman dulu. China juga dulu menyerap barang-barang dari seluruh dunia," jelasnya.

Namun dia mengingatkan di saat itu pertumbuhan ekonomi China menjadi terganggu dan dia mengimbau agar pemerintah serius memikirkan hal ini. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terganggu karena terlalu banyak mengimpor barang.

"Sehingga pertumbuhannya terganggu dari situ. Jadi kita akan ada gangguan sementara karena konsumsinya naik terus," pungkas Sasmito.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Respon Positif
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved