Investor Korea siap garap proyek railway Mamminasata

Selasa, 03 September 2013 - 19:28 WIB
Investor Korea siap...
Investor Korea siap garap proyek railway Mamminasata
A A A
Sindonews.com - Dohwa Engineering CO LTD, perusahaan transportasi asal Korea akan mengambil bagian dalam moda transportasi proyek railway Mamminasata dengan membangun jalur Maros-Makassar-Sungguminasa.

General Manager Dohwa Engineering, Lee Seok Hee mengatakan, saat ini pihaknya sudah merampungkan pra feasibility study (FS). Dari hasil ini, pihaknya akan berpartisipasi membangun jalur dari bandara lama Hasanuddin menuju ke tengah Kota Makassar, jalur keliling Kota Makassar, serta ekstensi ke Kota Sungguminasa.

"Sekarang ini kita baru merancang jaringannya. Setelah ini rampung, akan kita umumkan ke masyarakat sekaligus meminta masukan semua pihak," ungkapnya kepada sejumlah media seusai bertemu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Selasa (3/9/2013).

Karena itu, lanjut dia, pihaknya akan fokus untuk meminimalisir pembiayaan konstruksi jaringan termasuk mengikuti perkembangan pembebasan lahan yang dilakukan pemerintah. Jika ini sudah diselesaikan, maka Dohwa akan melakukan pengerjaan sepecepatnya.

Apalagi, kata dia, Dohwa sudah menyiapkan pembiayaan dengan menggandeng perusahaan lokal dalam bentuk konsorsium. Panjang railway transmamminasata ini diperkirakan mencapai 150-200 kilometer. Jika railway terealisasi, maka diharapkan mampu mengurai kemacetan yang setiap hari terjadi di Kota Makassar.

"Dalam merampungkan FS ini juga akan kami tentukan apakah jalur ini lebih efektif menggunakan jalan layang ataukah jalan tanah," jelasnya.

Dari data SINDO, rute pertama dimulai dari Bandara Hasanudin-Sudiang-Unhas-Graha Pena-Karebosi. Rute kedua mulai dari Karebosi-Jalan Sudirman, Pa’baeng-baeng-Gunungsari-Sungguminasa-Sombaopu-Pallangga. Sedangkan jalur ketiga dimulai dari Shortcut AP Pettarani hingga ke pasar Pa’baeng-baeng.

Sementara, Syahrul mengungkapkan, jika railway merupakan proyek prioritas yang masuk dalam agenda Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Karena itu, dia sangat menyambut gembira hasil kajian Dohwa Engginering.

"Saya berharap FS-nya segera dirampungkan. Dan saya akan bawa ini ke Bappenas. Lebih cepat tentu lebih baik," katanya.
(herni amir)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Berita Terkini
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
13 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
29 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
36 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
40 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved