Indef: Lembaga pemeringkat lain di bibir, lain di hati

Kamis, 05 September 2013 - 09:41 WIB
Indef: Lembaga pemeringkat...
Indef: Lembaga pemeringkat lain di bibir, lain di hati
A A A
Sindonews.com - Terkait melesatnya peringkat Global Competitiveness Report (daya saing) Indonesia tahun 2013 menjadi peringkat 38 dari sebelumnya peringkat 50 pada tahun 2012, Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati berpendapat miring.

Dia menyebut, lembaga-lembaga pemeringkat kerapkali menyatakan hal positif tentang Indonesia tanpa disertai realisasi investasi secara konkret. Bahkan Enny menyebut bahwa mereka lain di bibir, lain di hati.

"Lembaga rating lain di bibir, lain di hati, tergantung kepentingannya. Yang pasti bukan rating bagus apa nggak tetapi investasi masuk atau nggak," ujar Enny di Gedung DPR, Rabu (4/9/2013) malam.

Hal ini menurut Enny, mirip dengan situasi tahun 2011 dimana Indonesia dinaikkan peringkat investasinya menjadi investment grade (layak investasi) oleh lembaga pemeringkat asing.

"Datang pun mereka nggak riil, realisasi kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi juga masih rendah. Yang dibutuhkan sekarang adalah investasi bergerak," sambungnya.

Dia berpendapat, kenaikan peringkat Indonesia memang perlu tapi tidak terlalu penting. Yang pasti, menurut dia, tindakan nyata berupa investasi wajib menjadi kelanjutan kenaikan peringkat tersebut.

"Potensi menjadi riil belum cukup dan perlu tindakan riil untuk merealisasikan investasi, utamanya di sektor infrastruktur," tutup Enny.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
43 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
50 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved