Naikkan harga, Gakopti minta maaf ke pecinta tempe-tahu

Kamis, 05 September 2013 - 14:06 WIB
Naikkan harga, Gakopti...
Naikkan harga, Gakopti minta maaf ke pecinta tempe-tahu
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (Gakopti) Aip Syarifudin meminta masyarakat memahami apabila pihaknya ingin menaikkan harga tempe dan tahu karena kenaikan harga kedelai.

Bahkan dia meminta maaf kepada seluruh penggemar kedua makanan berbahan dasar kedelai tersebut atas rencana kenaikan harga, ditambah rencana mogok produksi pada hari Senin mendatang.

"Kita minta pengertian kepada pecinta tempe dan tahu. Kami juga ingin meminta maaf kalau nanti dinaikkan harga tempe dan tahunya," ujarnya di Gedung KPPU, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Aip juga ingin masyarakat mengerti bahwa kenaikan harga tahu dan tempe tidak akan memberatkan masyarakat seperti kenaikan harga pulsa dan rokok.

"Tolonglah mengerti kalau kita ingin menaikkan harga tempe dan tahu sedikit, dibandingkan dengan pulsa dan rokok kan tidak banyak," ujarnya.

Dia menjelaskan, Gakopti melakukan mogok produksi ini agar pemerintah mengerti konsekuensi penghapusan Harga Jual Pengrajin (HJP) yang membuat perajin lokal tidak bisa bersaing dengan kedelai impor.

"Itulah namanya pasar bebas, kami perajin miskin, masa bersaing dengan pemain internasional. Di mana itu pembelaan pemerintah?" pungkasnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menghapuskan Harga Jual Perajin kedelai dari sebelumnya Rp7.700 pada bulan September ini.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
13 jam yang lalu
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved