Dahlan percepat pemberhentian Dirut Pertani

Jum'at, 06 September 2013 - 11:11 WIB
Dahlan percepat pemberhentian...
Dahlan percepat pemberhentian Dirut Pertani
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta keputusan rapat pimpinan (rapim) tiga pekan lalu untuk memberhentikan Direktur Utama Pertani Eddy Budiono dipercepat. Dia menegaskan akan meneken surat pemberhentian tersebut besok (Sabtu, 7/9/201).

"Percepatan pemberhentian itu karena yang bersangkutan dalam statusnya sebagai mantan Dirut SHS (PT Sang Hyang Seri) menjadi tersangka oleh Kejaksaan Agung kemarin," kata Dahlan dalam rilisnya kepada Sindonews, Jumat (6/9/2013).

Keputusan rapim tiga pekan lalu, dia menjelaskan, tidak segera dilaksankan karena menunggu hasil tes calon-calon penggantinya. Namun, dengan status baru sebagai tersangka, maka pemberhetian tesebut akan dipercepat.

Tiga pekan lalu, rapim juga memutuskan untuk menggabungkan SHS dan PT Pertani di bawah perusahaan BUMN, yakni PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC).

Dahlan mengaku sangat prihatin dengan masa lalu SHS dan Pertani yang sangat rapuh karena sangat menggantungkan bisnisnya pada proyek-proyek Kementerian Pertanian (Kementan).

Sebelumnya, kementerian BUMN mencoba membenahi dua perusahaan itu selama setahun terakhir ini, namun tidak berhasil dengan cepat. Padahal sebagai negara pertanian, menurut Dahlan, BUMN harusnya memiliki bisnis pertanian, khususnya beras yang kuat.

"Sabtu besok, pemberhentian Dirut Pertani harus sudah saya tanda tangani," tandasnya.

Menteri BUMN masih dalam rangka kunjungan ke Amerika Serikat. Dahlan saat ini berada di Boston untuk mengunjungi Harvard Business School sebelum kembali ke Tanah Air, hari ini.

Sekedar informasi, Dirut Pertani Eddy Budiono ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penyaluran benih tanaman hibrida di Kementerian Pertanian oleh Kejaksaaan Agung. Kasus yang terjadi pada medio 2008-2012 tersebut menyeret PT SHS, dimana saat itu Eddy menjabat Dirut di perusahaan tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cerita Dahlan Iskan,...
Cerita Dahlan Iskan, Batuk dan Defisit Vitamin D Setelah Positif COVID-19
Dahlan Iskan Sebut Kemungkinan...
Dahlan Iskan Sebut Kemungkinan Tertular di Pesantren Keluarga
Dahlan Iskan Nyaris...
Dahlan Iskan Nyaris Jadi Capres
Dahlan Iskan Penuhi...
Dahlan Iskan Penuhi Panggilan KPK
Dahlan Iskan: Ada 30...
Dahlan Iskan: Ada 30 BUMN Mati, tapi Tak Bisa Dikuburkan karena Politik
Berstatus PKPU, Dahlan...
Berstatus PKPU, Dahlan Iskan Sebut Kebangkrutan Garuda di Depan Mata
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved