Bali miliki website pasar lelang komoditi agro

Jum'at, 06 September 2013 - 20:51 WIB
Bali miliki website...
Bali miliki website pasar lelang komoditi agro
A A A
Sindonews.com - Dalam upaya meningkatkan nilai tambah untuk berbagai komiditi pertanian kini Pemerintah Provinsi Bali meluncurkan website pasar lelang untuk berbagai komoditi tersebut.

"Dengan adanya website pasar lelang maka cakupan pemasaran komoditi pertanian Bali semakin luas," ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat membuka acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dekranasda Provinsi Bali dengan Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan Kementerian Kehutanan RI, Jumat (6/9/2013).

Peluncuran website pasar lelang komoditi ini juga upaya pemanfaatan teknologi dalam memberi nilai tambah serta mendongkrak harga komoditi pertanian Bali agar bisa lebih kompetitif di pasar.

Pastika juga berharap dengan cakupan pemasaran komoditi pertanian Bali semakin luas maka para petani di Bali akan mendapatkan harga yang lebih tinggi atas komoditi pertanian yang dihasilkan.

“Pemasaran produk-produk hasil pertanian saat ini masih mengalami beberapa kendala, seperti rantai pemasaran yang dirasakan masih panjang," imbuhnya dalam acara yang dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi.

Kondisi tersebut mengakibatkan, nilai tambah petani tidak sesuai dengan harga yang sampai ke konsumen. Karenanya, keberadaan pasar lelang komoditi agro forward akan turut mengatasi berbagai permasalahan klasik tersebut. Adanya website baru itu, maka akan tercipta distribusi pendapatan yang berkeadilan dari produsen hingga tingkat konsumen.

"Juga turut untuk mempercepat akses pasar yang diharapkan pula dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Bali," imbuhnya dalam acara yang dikemas dalam Multistakeholder Forestry Programme (MFP) II.

Di pihak lain, Dirjen Bina Usaha Kemenhut Bambang Hendroyono menyatakan, penandatanganan nota kesepahaman tersebut untuk mendukung perbaikan dan penguatan Tata Kelola Kepemerintahan di bidang Kehutanan.

Kerjasama melalui nota kesepahaman program Multistakeholder Forestry Programme II Kehati (MFP-II Kehati) untuk mendorong perbaikan tata-kelola kehutanan melalui pengembangan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dan implementasinya.

Selama ini, dukungan Pemerintah Provinsi Bali, khususnya Dinas Provinsi Perdagangan dan Perindustrian serta Dekranasda Provinsi sangat kuat. Kegunaan Klinik SVLK untuk pusat pelayanan bagi para pihak di Provinsi Bali dalam mengurangi informasi yang salah atau yang disembunyikan oleh oknum tertentu. MoU mendorong sustainability dan inclusiveness implementasi SVLK di Provinsi Bali.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pekan Kedua Ramadhan,...
Pekan Kedua Ramadhan, Harga Sembako di Sinjai Kembali Naik
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
2 Pekan Jelang Ramadan...
2 Pekan Jelang Ramadan Harga Bahan Pokok di Bandung Melambung
Jelang Ramadhan, Pedagang...
Jelang Ramadhan, Pedagang di Bangka Selatan Diimbau Tak Naikkan Harga
Venna Melinda Terima...
Venna Melinda Terima Keluhan Emak-emak Harga Sembako Mahal
BI Jakarta Pantau Harga...
BI Jakarta Pantau Harga Sembako saat Natal dan Tahun Baru
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved