Minyak di perdagangan Asia melemah

Senin, 09 September 2013 - 13:22 WIB
Minyak di perdagangan...
Minyak di perdagangan Asia melemah
A A A
Sindonews.com - Sempat bervariasi, harga minyak di perdagangan Asia hari ini turun, saat investor menunggu perkembangan lebih lanjut atas kemungkinan serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Suriah.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, turun 30 sen menjadi USD110,23 per barel pada perdagangan sore. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober merosot 10 sen menjadi USD116,02 per barel.

Sebelumnya, pada perdagangan pagi, kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, turun 22 sen menjadi USD110,31 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober, naik satu sen menjadi USD116,13 per barel.

Minyak WTI sempat mencapai tingkat tertinggi dalam 28 bulan pada perdagangan di New York, Jumat (6/9/2013), karena ketegangan antara AS dan Rusia atas dugaan penggunaan senjata kimia Suriah yang memicu rencana serangan.

Anggota parlemen AS yang sudah kembali dari masa reses musim panas, akan memulai perdebatan Senin (9/9/2013) waktu setempat, mengenai apakah akan menyetujui aksi militer atau tidak, yang akan segera diselesaikan Rabu (11/9/2013).

"Perkembangan geopolitik di Suriah akan diikuti secara cermat. Di mana investor akan mengamati upaya Obama dalam memenangkan dukungan dari otorisasi kongres untuk serangan militer terhadap Suriah," kata United Overseas Bank (UOB) Singapura, dalam catatannya, seperti dilansir dari AFP.

Analis lain menyebutkan pasar juga akan mengamati data ekonomi AS dan China pekan ini, setelah Beijing, Minggu (8/9/2013), mengatakan bahwa ekspor naik 7,2 persen year-om-year (yoy) pada Agustus 2013.

"Berita peningkatan permintaan ekspor China bagi pasar adalah positif, membantu mempertahankan tingkat yang lebih tinggi dari Jumat," kata Ric Spooner, kepala analis pasar PMC Markets, Sydney.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
14 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved