Jamsostek beri stimulan premi ke 517 penderes Kulonprogo
Senin, 09 September 2013 - 18:12 WIB
Jamsostek beri stimulan premi ke 517 penderes Kulonprogo
A
A
A
Sindonews.com - PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) menyerahkan stimulan premi Jamsostek kepada 517 penderes kelapa di Kulonprogo. Stimulan ini diberikan bagi Tenaga Kerja di Luar Hubungan Kerja (TK-LHK).
Kartu Jamsostek diserahkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo didampingi Kepala Kantor Cabang Jamsostek DIY Heru Prayitno, serta Plt Kadinas Sosnakertrans Kulonprogo Riyadi Sunarto, di Gedung Kaca Wates, Senin (9/9/2013).
Riyadi mengatakan, dari 517 penerima stimulan premi, penderes asal Kokap menempati urutan pertama dengan jumlah 308 orang. Disusul Kecamatan Kalibawang (89 orang), Girimulyo (74 orang), Samigaluh (21), Sentolo (12 oranmg), Galur (7 orang), dan Wates (6 orang).
"Stimulan premi diberikan untuk TK-LHK penderes kelapa. Karena penderes banyak yang mengalami kecelakaan," kata Riyadi.
Dia menjelaskan, jumlah penderes di Kulonprogo mencapai 5.500 orang yang tersebar di 12 kecamatan. Pada 2012, terjadi 20 kecelakaan yang mengakibatkan 15 orang meninggal dunia. Sedangkan 2013, sudah terjadi 41 kecelakaan yang sama. Sebanyak 27 orang di antaranya meninggal dunia.
Heru menjelaskan, program TK-LHK memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja yang melakukan pekerjaan di luar hubungan kerja. Jaminan diberikan pada saat tenaga kerja kehilangan sebagian atau seluruh penghasilannya sebagai akibat terjadinya risiko antara lain kecelakaan kerja, sakit, hari tua, dan meninggal dunia.
Kartu Jamsostek diserahkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo didampingi Kepala Kantor Cabang Jamsostek DIY Heru Prayitno, serta Plt Kadinas Sosnakertrans Kulonprogo Riyadi Sunarto, di Gedung Kaca Wates, Senin (9/9/2013).
Riyadi mengatakan, dari 517 penerima stimulan premi, penderes asal Kokap menempati urutan pertama dengan jumlah 308 orang. Disusul Kecamatan Kalibawang (89 orang), Girimulyo (74 orang), Samigaluh (21), Sentolo (12 oranmg), Galur (7 orang), dan Wates (6 orang).
"Stimulan premi diberikan untuk TK-LHK penderes kelapa. Karena penderes banyak yang mengalami kecelakaan," kata Riyadi.
Dia menjelaskan, jumlah penderes di Kulonprogo mencapai 5.500 orang yang tersebar di 12 kecamatan. Pada 2012, terjadi 20 kecelakaan yang mengakibatkan 15 orang meninggal dunia. Sedangkan 2013, sudah terjadi 41 kecelakaan yang sama. Sebanyak 27 orang di antaranya meninggal dunia.
Heru menjelaskan, program TK-LHK memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja yang melakukan pekerjaan di luar hubungan kerja. Jaminan diberikan pada saat tenaga kerja kehilangan sebagian atau seluruh penghasilannya sebagai akibat terjadinya risiko antara lain kecelakaan kerja, sakit, hari tua, dan meninggal dunia.
(izz)
Lihat Juga :