Produsen suku cadang RI-Thailand tingkatkan kerja sama

Selasa, 10 September 2013 - 16:59 WIB
Produsen suku cadang...
Produsen suku cadang RI-Thailand tingkatkan kerja sama
A A A
Sindonews.com - Produsen suku cadang otomotif Thailand dan Indonesia membangun kemitraan dengan menggelar pameran Metalex Metalworking terbesar di Asia Tenggara yang akan diselenggarakan di BITEC Bangkok pada 20-23 November 2013.

Pengumuman kerja sama antara Gabungan Industri Alat-Alat Mobil dan Motor (GIAMM) dan Thai Subcontracting Promotion Association (Asosiasi Promosi Subkontrak Thailand) ini menandai kerja sama antara industri pendukung dari kedua negara.

Staf Penasehat bidang Perdagangan Kedutaan Thailand untuk Indonesia, Vilasinee Nonsrichai mendukung kerja sama tersebut mengingat Metalex akan membantu membentuk jalur perdagangan baru, membangun jaringan dengan mitra bisnis.

Selain itu, memperluas jaringan logistik perdagangan dan mendorong pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas dan ASEAN Economic Community (AEC) yang telah direncanakan.

"Saya percaya bahwa kerja sama ini akan membantu mempromosikan produk-produk berkualitas tinggi Thailand dan mendukung pengusaha Thailand dalam memperluas basis produksi di luar negeri," kata dia dalam rilisnya, Selasa (10/9/2013).

Ketua Umum GIAMM, Hadi Surjadipradja mengatakan, kerja sama antara kedua asosiasi akan memperlihatkan kekuatan industri otomotif Indonesia dan Thailand. Sehingga menguntungkan bagi industri kedua negara.

"Saya yakin kerja sama ini akan mengarah pada pertukaran pengetahuan dan berakhir pada proyek-proyek investasi bersama," katanya.

Sementara, Presiden Thai Sub Promotion Asocciation (Thailand subkon), Somkiat Chupukcharoen mengatakan, kolaborasi ini akan memungkinkan industri pendukung dari Indonesia dan Thailand untuk tumbuh bersama di Asia Tenggara dan pasar global. Somkiat mengklaim, Thailand memiliki industri otomotif yang telah berkembang dengan baik.

Tahun ini, produksi otomotif Thailand diperkirakan akan mencapai 2,55 juta kendaraan. Sementara nilai gabungan produk yang diproduksi anggota asosiasi yang dia pimpin diperkirakan akan mencapai 100 miliar baht.

"Kerja sama ini melibatkan lebih dari 300 anggota. Di mana 70 persen dari mereka adalah produsen komponen otomotif premium," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
19 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
35 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved