Rupiah diprediksi di kisaran Rp11.500/USD

Kamis, 12 September 2013 - 08:57 WIB
Rupiah diprediksi di...
Rupiah diprediksi di kisaran Rp11.500/USD
A A A
Sindonews.com - Jelang digelarnya Rapat Deputi Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) siang hari ini membuat pasar cukup tegang, ditambah beredarnya sejumlah data ekonomi asing sehingga laju rupiah diprediksi kembali harus mengalami koreksi ke level Rp11.500-an.

"Laju rupiah jauh di atas kisaran target kami di level Rp11.172-11.188. Diperkirakan rupiah akan bergerak pada rentang Rp11.421-11.517 (kurs tengah BI)," kata Kepala riset Trust Securities Reza Priyambada, Kamis (12/9/2013).

Bila dilihat secara historikal, laju rupiah yang sebelumnya menguat tipis, kemarin kembali anjlok setelah pada perdagangan offshore, non-delivery forwards (NDF), rupiah tidak berubah pada level Rp11.488/USD.

Pelemahan ini juga dipicu beredarnya spekulasi BI akan membiarkan suku bunga rupiah di pasar onshore untuk melemah dibandingkan offshore agar dapat memicu kegiatan ekspor.

"Kondisi ini pun dianggap sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memastikan perbaikan neraca berjalan. Di sisi lain, pelaku pasar juga sedikit menahan diri jelang rapat RDG-BI," tutup Reza.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada penutupan perdagangan Rabu (11/9/2013) di level Rp11.438/USD, melemah 258 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.180/USD.

Sementara, posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore kemarin melemah 111 poin ke level Rp11.346/USD dibanding posisi sebelumnya di Rp11.235/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved