Hidayat: Pajak smartphone hanya merangsang penyelundupan

Kamis, 12 September 2013 - 13:56 WIB
Hidayat: Pajak smartphone...
Hidayat: Pajak smartphone hanya merangsang penyelundupan
A A A
Sindonews.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengaku khawatir apabila smartphone dikenakan Pajak Penambahan Nilai untuk Barang Mewah (PPnBM). Pasalnya, pengenaan PPnBM tersebut akan menstimulasi beberapa pihak untuk melakukan penyelundupan (smuggling) yang berdampak pada defisit neraca perdagangan.

"(Pengenaan pajak) Itu dilematis. Kalau PPnBM untuk smartphone diberlakukan dampaknya akan merangsang penyelundupan lebih banyak," ujarnya di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (12/9/2013).

Seperti yang dikatakan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan kemarin, Hidayat juga meminta penggunaan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) atau nomor pokok industri untuk memberantas smartphone ilegal.

"Salah satu pencegahan jangka panjang adalah memberikan IMEI atau nomor pokok industri. Jadi kalau enggak ada nomor itu, HP kamu langsung dimatikan sama provider," jelasnya.

Untuk pemberlakuan sistem IMEI sendiri, Hidayat mengaku masih membutuhkan satu tahun persiapan dan harus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). "Mungkin butuh satu tahun untuk persiapan. Pak Tifatul (Menkominfo) juga sudah minta persiapan," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
7 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
13 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
39 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved