BI Rate naik, sektor-sektor ini tertekan

Kamis, 12 September 2013 - 17:19 WIB
BI Rate naik, sektor-sektor...
BI Rate naik, sektor-sektor ini tertekan
A A A
Sindonews.com - Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis point menjadi 7,25 persen tentu bukan tanpa dampak bagi perekonomian nasional. Pengaruhnya sendiri nantinya akan tercermin pada pergerakan saham emiten-emiten yang bergerak di sejumlah sektor industri.

Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang menerangkan, sektor-sektor yang akan tertekan akibat kenaikan BI Rate tersebut antara lain sektor perbankan, pembiayaan, asuransi, properti, konstruksi-infrastruktur, konstruksi dan semen.

"Sektor perbankan dan keuangan lainnya tentu akan terdampak karena perbankan harus menaikkan suku bunganya. Selain itu, penyaluran kredit dari perbankan juga perlu ditekan sehingga berpotensi mengurangi margin mereka (perbankan dan industri keuangan)," kata Edwin, Kamis (12/9/2013).

Sementara, untuk sektor konstruksi, properti dan semen tampaknya juga sedikit harus menahan diri dan ikut terdampak negatif dari kenaikan suku bunga acuan tersebut.

"Karena kan untuk konstruksi-infrastruktur dan properti biasanya mengandalkan dana dari perbankan. Kalau bank menaikkan suku bunganya berarti sektor ini harus memikirkan ulang sumber pendanaannya dari perbankan," ujarnya.

Sementara untuk sektor semen sendiri juga terpaksa harus memikul dampak yang sama lantaran sejumlah proyek pembangunan dari emiten-emiten konstruksi dan properti yang menjadi tulang punggung penjualan semen, berpotensi tertunda.

"Jadi sampai akhir tahun, sebaiknya investor secara bertahap mulai mengurangi porsi sahamnya di sektor-sektor tersebut," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
1 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
2 jam yang lalu
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
3 jam yang lalu
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
4 jam yang lalu
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved