Rupiah diproyeksi bakal melemah

Jum'at, 13 September 2013 - 08:30 WIB
Rupiah diproyeksi bakal...
Rupiah diproyeksi bakal melemah
A A A
Sindonews.com - Kenaikan BI rate sepertinya hanya berimbas positif pada pasar saham dibandingkan rupiah. Buktinya, meski BI rate naik, namun tidak banyak berpengaruh pada laju rupiah yang masih mengalami tekanan.

Untuk hari terakhir pekan ini diperkirakan masih akan merunduk bergerak di level pelemahannya melanjutkan laju pelemahan sebelumnya.

"Laju rupiah masih di bawah target resisten kami di level Rp11.421. Rupiah akan bergerak pada rentang Rp11.465-11.517 (kurs tengah BI)," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (13/9/2013).

Potensi pelemahan lanjutan ini, kata Reza karena adanya revisi perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Bank Indonesia menjadi 5,5-5,9 persen dari sebelumnya 5,8-6,2 persen, yang turut berimbas negatif pada rupiah, sehingga membuat laju rupiah kali ini kontradiktif dengan kenaikan BI rate.

"Padahal seharusnya rupiah lah yang diuntungkan dengan kenaikan BI rate karena meningkatkan rate rupiah dibanding valas lainnya," pungkasnya.

Pada perdagangan kemarin, posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada di level Rp11.350/USD, melemah 4 poin jika dibanding sebelumnya di level Rp11.346/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada penutupan hari kemarin di level Rp11.494/USD, melemah dibanding Rabu (11/9/2013) di level Rp11.438/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved