Harga minyak di Asia melemah

Senin, 16 September 2013 - 10:52 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia melemah
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini turun, setelah AS-Rusia mencapai kesepakatan penyerahan senjata kimia Suriah guna menghindari serangan militer Barat terhadap rezim Assad.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, turun 82 sen menjadi USD107,39 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November turun 88 sen menjadi USD110,82 per barel.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan rekannya dari Rusia Sergei Lavrov mencapai terobosan kesepakatan, Sabtu (14/9/2013) lalu, dalam pembicaraan tiga hari di Jenewa.

Berdasarkan perjanjian tersebut, rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad memiliki waktu sepekan untuk menyerahkan rincian jumlah dan lokasi dari semua bahan kimia yang dimilikinya. Stockpile kemudian akan diserahkan kepada pengawas internasional dan dihancurkan pada pertengahan 2014. Kesepakatan tersebut, memenangkan dukungan China, pemegang hak veto anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Para analis mengatakan, hasil ini telah mencegah kemungkinan serangan pimpinan AS di Suriah untuk menghukum dugaan penggunaan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri.

"Risiko premi atas harga minyak mentah Suriah terus mereda setelah perjanjian AS-Rusia pada hari Sabtu," kata Victor Shum, managing director IHS Purvin and Gertz, Singapura, seperti dilansir dari AFP.

Harga minyak sempat mencapai angka tertinggi multi-bulan pada awal September lalu, di tengah kekhawatiran bahwa AS akan terus maju dengan serangan militernya terhadap Suriah. Saat itu, analis khawatir konflik dapat meluas di negara kaya minyak Timur Tengah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved