Genjot investasi, jarak Jepara-Semarang diperpendek

Senin, 16 September 2013 - 15:03 WIB
Genjot investasi, jarak...
Genjot investasi, jarak Jepara-Semarang diperpendek
A A A
Sindonews.com - Jauh dan lamanya jarak tempuh Jepara–Semarang menjadi perhatian serius Pemkab Jepara. Jajaran pemerintahan di Kota Ukir berencana memperpendek jarak tempuh tersebut untuk menggenjot investasi dan kunjungan wisata ke Bumi Kartini.

Jarak Jepara dengan Semarang yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Tengah sekitar 71 kilometer. Jika berkendara normal, rute Jepara–Demak–Semarang puluhan kilometer tersebut biasanya ditempuh dalam waktu sekitar 2,5–3 jam.

Jika terjadi masalah yang memutus akses transportasi semisal banjir seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu di Kecamatan Mijen Kabupaten Demak maka jarak tempuh maupun rutenya pun bertambah panjang, sebab harus memutar melewati Kabupaten Kudus. Imbasnya selain berakibat molornya waktu juga mengakibatkan biaya terkait transportasi pun bertambah besar.

Wakil Bupati Jepara, Subroto mengatakan, untuk mengatasi persoalan ini pihaknya berencana membuat jalan tembus Jepara–Semarang. Jalan tembus ini sangat penting sebab tiap pekannya ada puluhan kontainer pengangkut mebel dari Jepara yang menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Beragam produk mebel tersebut nantinya akan diekspor ke berbagai negara di dunia.

Selain itu, tiap pekan, terlebih saat musim liburan juga ada ribuan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Kepulauan Karimunjawa yang merupakan salah satu destinasi andalan Provinsi Jawa Tengah.

“Kami yakin jalan tembus ini selain menggenjot investasi juga mampu mendongkrak kunjungan wisata ke Jepara. Ujung-ujungnya juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Subroto, di Jepara, Senin (16/9/2013).

Jalan tembus tersebut rencananya akan dibuat melewati kawasan pesisir Jepara dan Demak. Rutenya Jepara, Kedungmalang, Menco, Bonang, Sayung, Semarang. Diperkirakan jarak tempuh jalan tembus ini hanya sekitar 40 kilometer atau separo lebih dari rute biasa. Meski begitu, waktu tempuh diyakini bisa lebih pendek, yakni sekitar 45 menit–1 jam karena melewati kawasan pinggiran pantai yang bebas hambatan.

Terkait rencana ini, kata Subroto, Pemkab Jepara sudah berkoordinasi dengan Pemkab Demak. Selain itu, turut diajak rembukan juga, Pemkot Semarang dan Pemkab Semarang. Langkah ini dilakukan karena saat ini pengembangan suatu kawasan, butuh peran serta aktif pemkab atau pemkot di wilayah sekitar.

“Dan sekarang ini proyek jalan tembus mulai dari perencanaan, teknis dan lain sebagainya akan kita bawa ke tingkat provinsi. Harapannya karena terkait dengan banyak kabupaten atau kota maka jalan tembus ini bisa menjadi proyek nasional atau minimal provinsi,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
3 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved