Rupiah masih dalam tekanan

Selasa, 17 September 2013 - 08:24 WIB
Rupiah masih dalam tekanan
Rupiah masih dalam tekanan
A A A
Sindonews.com - Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memproyeksikan, laju rupiah masih belum terlalu optimistis lantaran kekhawatiran pelaku pasar masih mewarnai di tengah tekanan yang sebenarnya sedang menimpa dolar Amerika Serikat (USD).

"Laju rupiah kembali mendekati target support Rp11.437, dengan rentang Rp11.386-Rp11.448/USD (kurs tengah BI). Tampaknya pelaku pasar mengkhawatirkan normalisasi moneter The Fed pekan ini, sehingga diperkirakan akan sulit menyinkronisasikannya dengan laju rupiah," kata Reza, Selasa (17/9/2013).

Selain itu, Reza menjelaskan, pelaku pasar juga masih mengkhawatirkan perlambatan ekonomi Indonesia, meski transaksi forward rupiah di pasar berjangka mengalami kenaikan, namun dari kurs tengah BI justru melemah.

"Padahal, kabar bahwa pengurangan stimulus The Fed tidak akan signifikan telah membuat USD sedikit tertekan, namun tetap saja rupiah menunjukkan sedikit pelemahan setelah di akhir pekan kemarin menguat merespon kenaikan BI rate," tutupnya.

Kemarin, posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg di level Rp11.380/USD, melemah signifikan 148 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.232/USD.

Sedangkan posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari kemarin berada di level Rp11.423/USD, melemah 28 poin dibanding akhir pekan lalu lalu di level Rp11.395/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
56 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved