Penundaan pencairan JHT Jamsostek tinggi

Selasa, 17 September 2013 - 17:21 WIB
Penundaan pencairan...
Penundaan pencairan JHT Jamsostek tinggi
A A A
Sindonews.com - Peserta Jamsostek yang mencairkan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) terus menurun setiap tahun. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat atas jaminan pesiun hari tua.

Kepala PT Jamsostek Kantor Cabang Bandung I, HM Yamin Pahlevi mengatakan, dalam tiga tahun terakhir peserta Jamsostek yang menunda klaim JHT terus meningkat. Kondisi ini menjadikan pencairan JHT turun.

"Banyak peserta Jamsostek yang telah pensiun atau berhenti bekerja menunda pencairan JHT," katanya di Bandung. Mereka menjadikan simpanan Jamsostek untuk investasi. Atau pengambilan uang untuk keperluan mendesak.

Berdasarkan data yang dimiliki Jamsostek Bandung I hingga September 2013 total iuran JHT yang terkumpul mencapai Rp200,74 miliar. Dari jumlah ini, Yamin menambahkan ada 27 persen peserta yang menunda pencairan JHT dengan alasan investasi.

Menurutnya, peserta Jamsostek mungkin mulai melirik peluang menunda JHT karena dari sisi bunga lebih menarik dari bank umum. Masyarakat dinilai mulai paham atas manfaat JHT. Semakin lama JHT ditunda, maka semakin besar keuntungan yang didapat peserta.

Meski kecenderungan bunganya fluktuatif, bunga Jamsostek yang di atas dua digit dari suku bunga perbankan dilihat sebagai hal yang menarik oleh peserta. Selain itu, ia menilai peserta juga kemungkinan merasa nyaman dengan menyimpan uangnya di Jamsostek karena keamanan simpanannya terjamin.

Lebih lanjut Yamin mengatakan, hingga September 2013 Jamsostek telah mencairkan klaim JHT untuk 15.582 peserta dengan jumlah pencairan Rp145,567 miliar. Peserta yang menunda pencairan menurutnya paling banyak di rentang usia 55 tahun.

"Klaim JHT mereka sebenarnya bisa diperuntukan untuk membuka usaha baru, menunda pencairan bisa jadi untuk menambah modal bisnis mereka," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
Pos Indonesia Salurkan...
Pos Indonesia Salurkan Bantuan Uang Sembako Pensiunan PT Pelindo (Persero)
Kenali 11 Jurusan Kuliah...
Kenali 11 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Persero
PT PP (Persero) Tbk...
PT PP (Persero) Tbk Bantu 25.000 Masker Medis untuk Polda Sulut
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
14 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perwira Tinggi Bareskrim...
7 Perwira Tinggi Bareskrim Dimutasi Kapolri pada September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved