Pengusaha perlu dukungan perusahaan BUMN

Selasa, 17 September 2013 - 18:08 WIB
Pengusaha perlu dukungan...
Pengusaha perlu dukungan perusahaan BUMN
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Ekonomi Kawasan Perbatasan, Endang Kesumayadi mengatakan, selain kerja sama dengan pemerintah, pengusaha juga memerlukan dukungan yang baik dari BUMN-BUMN untuk mengembangkan daerah perbatasan.

Dia mencontohkan, kawasan perbatasan memiliki potensi perikanan terabaikan karena kebanyakan daerah tidak memiliki cold storage. Padahal, sarananya tidak terlalu mahal. Hanya ketersediaan listriknya saja yang tidak ada.

Meski demikian, Endang mengakui telah bekerja sama dengan PLN untuk membangun kelistrikan dan sudah terpasang hingga 85 megawatt di berbagai daerah kawasan perbatasan.

"Kedepan untuk solar cell, perusahaan anggota Kadin juga akan bekerja sama dengan LEN di Bandung untuk mengembangkanya di kawasan perbatasan. Agar terealisasi kita membutuhkan kerja sama antara Pemprov, Bapedda dan PLN," ujar dia dalam rilisnya, Selasa (17/9/2013).

Sementara, untuk tata niaga perdagangan, Kadin meminta pimpinan negara untuk memberikan wewenang khusus kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk mengatur permasalahan perdagangan di kawasan perbatasan yang masih marak dengan barang ilegal.

"Nilai perdagangan dengan Malaysia dibatasi oleh ketentuan pusat, padahal kebutuhannya bisa lebih. Sementara barang dari Jawa harganya bisa berkali-kali lipat. Kita harapkan ada kebijakan khusus atas permasalahan ini," ternagnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi II BNPP, Suhatmansyah mengatakan, dalam membangun perbatasan tidak mungkin hanya dilakukan pemerintah tetapi juga memerlukan dukungan, terutama dunia usaha.

"Sejak BNPP pertama dibentuk, pihak pertama yang merespon adalah Kadin untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di kawasan perbatasan," ungkap Suhatmansyah.

Menurutnya, Indonesia memiliki 26 kawasan perbatasan potensial. 10 diantaranya akan menjadi program unggulan 2014, sehingga diharapkan lima tahun ke depan kawasan perbatasan bisa menjadi beranda depan.

"Kita juga mengharapkan, kedepan perbatasan lebih mempunyai nilai untuk kehidupan masyarakat dari apek kesejahteraannya melalui pengembangan ekonomi," kata dia.

Pihaknya mengakui, keterbatasan infrastruktur masih menjadi kendala utama untuk pengembangan ekonomi, sehingga pihaknya akan berupaya dengan serius untuk meningkatkan kelembagaan-kelembagaan di perbatasan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Bandel Munas Kadin Tetap...
Bandel Munas Kadin Tetap Digelar, Awas Kena Covid!
Akomodir Kepentingan...
Akomodir Kepentingan Daerah, Kadin Jabar Dukung Arsjad Rasjid
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Konvensi ALB KADIN Digelar...
Konvensi ALB KADIN Digelar Besok secara Daring
Rosan, Arsjad dan Anin...
Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas KADIN
Berita Terkini
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
15 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
44 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved