Pabrik kakao 2015 diperkirakan capai 20 unit

Rabu, 18 September 2013 - 21:27 WIB
Pabrik kakao 2015 diperkirakan...
Pabrik kakao 2015 diperkirakan capai 20 unit
A A A
Sindonews.com - Direktur Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Faiz Achmad mengatakan, kebijakan Bea Keluar atas ekspor biji kakao memberikan semangat kepada industri kakao dan cokelat Indonesia.

Pihaknya memperkirakan pada 2015, jumlah pabrik kakao akan tumbuh menjadi 20 unit usaha atau naik dibanding 2012 sebanyak 16 unit. Kapasitas terpasang dari 660.000 ton per tahun pada 2012, diharapkan menjadi 950.000 ton per tahun pada 2015.

Peningkatan ini terjadi karena ada beberapa industri yang melakukan ekspansi dan ada banyak investor yang masuk ke Indonesia.

"Guna mendukung hilirisasi industri, pemerintah juga memberikan fasilitas tax allowance dalam PP No 52/2011 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-Bidang Usaha Tertentu dan/di Daerah-Daerah Tertentu, serta pemberian Tax Holiday bagi industri pengolahan kakao di daerah tertentu melalui PMK No 130/2011 tentang Pemberian Fasilitas Pembebasan atau Pengurangan Pajak Penghasilan Badan," terang dia dalam rilisnya, Rabu (18/9/2013).

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya mampu membangkitkan industri kakao, tetapi juga mampu menggerakkan industri hilir makanan dan minuman berbasis cokelat untuk melakukan ekspansi dan berdampak positif.

Karena, lanjut dia nilai tambah kakao ada di dalam negeri, menyerap tenaga kerja, adanya multiplier effect terhadap industri pendukung seperti industri pengemasan (packaging), transportasi, perbengkelan, perbankan dan sektor lainnya.

Saat ini, pertumbuhan permintaan kakao dunia sekitar empat juta ton per tahun. Data International Cocoa Organization (ICCO) menyatakan, bahwa dalam lima tahun terakhir, permintaan tumbuh rata-rata 5 persen per tahun.

Kedepan, komoditi kakao diyakini masih sangat potensial untuk dikembangkan. Di mana tingkat konsumsi kakao di tiga negara yaitu Indonesia, India dan China yang jumlah penduduknya mencapai 2,7 miliar jiwa, masih sangat rendah yakni hanya sekitar 0.25 kg per kapita per tahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laju Ekspor Biji Kakao...
Laju Ekspor Biji Kakao Sulsel Tetap Kencang di Masa Pandemi Covid-19
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Harga Kakao Turun di...
Harga Kakao Turun di Tingkat Petani
Platform Webtoon Berstandar...
Platform Webtoon Berstandar Internasional ‘Kakao Webtoon’ Diluncurkan di Indonesia
Tingkatkan Nilai Produk...
Tingkatkan Nilai Produk Kakao, Kemendag Jajaki Kerja Sama dengan Italia
PT Mars Target Dukung...
PT Mars Target Dukung Peningkatan Kesejahteraan 9.000 Petani Kakao
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
20 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
44 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved