Minyak di Asia menguat usai Fed pertahankan stimulus

Kamis, 19 September 2013 - 11:53 WIB
Minyak di Asia menguat...
Minyak di Asia menguat usai Fed pertahankan stimulus
A A A
Sindonews.com - Harga minyak dunia di perdagangan Asia hari semakin kuat, setelah Federal Reserve AS (Fed) mempertahankan program stimulus moneter.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Oktober, menambah 52 sen menjadi USD108,59 per barel pada perdagangan pertengahan pagi. Di mana sehari sebelumnya melonjak USD2,65.

Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November, naik 27 sen menjadi USD110,87 per barel, setelah meningkat USD2,41 kemarin.

Pasar memperkirakan kebijakan bank sentral AS, melalui Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan menurunkan stimulus moneter USD85 per bulan. Namun, FOMC mengatakan pihaknya akan mempertahankan kebijakan di tengah pemotongan pengeluaran pemerintah.

"Kami memutuskan untuk menunggu lebih banyak bukti bahwa kemajuan bertahan sebelum memutuskan menurunkan paket stimulus," ucapnya.

Victor Shum, managing director IHS Purvin and Gertz, konsultan energi di Singapura mengatakan, minyak sedang booming. "The Fed telah memutuskan untuk melanjutkan program stimulus moneter, sehingga telah meningkatkan ekuitas dan pasar komoditas global. Tentu saja termasuk minyak berjangka di Asia," ujarnya, seperti dilansir dari AFP.

Data penurunan stok minyak mentah AS, menunjukkan permintaan kuat di ekonomi terbesar dunia itu juga turut mendukung harga. "Persediaan minyak mentah AS turun lebih dari yang diperkirakan, di mana stok bahan bakar bensin dan solar turun. Konsumsi minyak AS tampaknya sangat kuat," katanya.

Departemen Energi AS menyatakan persediaan minyak mentah jatuh 4,4 juta barel pekan lalu, lebih dari perkiraan 1,2 juta barel.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved