HITS tambah alternatif pembayaran utang

Kamis, 19 September 2013 - 15:32 WIB
HITS tambah alternatif...
HITS tambah alternatif pembayaran utang
A A A
Sindonews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menyetujui rencana manajemen untuk menggunakan opsi alternatif dalam menyelesaikan pembayaran kewajiban sebesar Rp1,4 triliun atau 58 persen dari total utangnya sebesar Rp2,5 triliun bila rencana debt to equity swap (konversi utang menjadi modal) tidak mungkin direalisasikan.

Direktur Utama HITS Theo Lekatompessy mengatakan, setidaknya ada dua opsi alternatif yang disetujui para pemegang saham dalam menyelesaikan utang perseroan, selain debt to equity swap (DES), yakni pembayaran utang secara angsuran dan pembayaran dengan aset perseroan.

"Sewaktu itu awalnya kita akan melakukan debt to equity swap dalam penyelesaian utang Rp1,4 triliun. Tapi kami perlu persetujuan dalam RUPSLB ini untuk melakukan opsi lain bila swap utang ini tidak memungkinkan untuk dilakukan," kata Theo di Financial Hall, Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Dengan persetujuan atas dua opsi lainnya itu, Theo menjelaskan, bukan berarti rencana konversi utang menjadi modal lantas dihentikan. Namun, lebih pada menambah alternatif penyelesaian utang sebesar Rp1,4 triliun tersebut.

"Ketiganya bisa kita lakukan berbarengan, nah masalah porsi nanti kita tunggu hasil kajian tim kita. Tapi utang yang kita bicarakan untuk kita selesaikan adalah sebesar Rp1,4 triliun," pungkasnya.

Sebelumnya, perseroan berencana memilih DES sebagai cara untuk membayar utangnya karena skema ini dinilai akan membuat beban utang perseroan berkurang dan juga saham HITS menjadi lebih banyak.

Selain itu, juga akan menaikkan modal, sehingga diharapkan dapat memperbaiki saldo laba perseroan. Selanjutnya, dengan kinerja positif, perseroan berharap bisa membagikan dividen kepada pemegang saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Dirut PT Humpuss...
Mantan Dirut PT Humpuss Didakwa Menyuap Bowo Sidik Pangarso
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Dalami Kasus Suap, KPK...
Dalami Kasus Suap, KPK Panggil Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
15 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved