Harga minyak dunia semakin tinggi

Kamis, 19 September 2013 - 21:02 WIB
Harga minyak dunia semakin...
Harga minyak dunia semakin tinggi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah global terus naik, setelah keputusan mengejutkan Federal Reserve AS (Fed) yang mempertahankan program stimulus agresif USD85 miliar per bulan dan data positif energi Amerika.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November naik 30 sen menjadi USD110,90 per barel dalam transaksi di London. Sementara kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Oktober, menambah 64 sen menjadi USD108,71 per barel. Kedua kontrak minyak telah melonjak lebih dari dua setengah dolar, menyusul berita tersebut.

"The Fed mengejutkan pasar kemarin, setelah melaporkan tidak akan terjadi penyempitan program pembelian obligasi," kata analis senior bidang energi broker Sucden, London, Myrto Sokou, seperti dilansir dari AFP.

"Pasar ekuitas global dan komoditas reli pada keputusan tak terduga Fed. Sementara harga minyak mentah rebound kuat," tambahnya.

Pasar memperkirakan kebijakan bank sentral AS, melalui Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan menurunkan stimulus moneter USD85 per bulan. Namun, FOMC mengatakan pihaknya akan mempertahankan kebijakan di tengah pemotongan pengeluaran pemerintah.

"Kami memutuskan untuk menunggu lebih banyak bukti bahwa kemajuan bertahan sebelum memutuskan menurunkan paket stimulus," ucapnya.

Victor Shum, managing director IHS Purvin and Gertz, konsultan energi di Singapura mengatakan, minyak sedang booming. "The Fed telah memutuskan untuk melanjutkan program stimulus moneter, sehingga telah meningkatkan ekuitas dan pasar komoditas global. Tentu saja termasuk minyak berjangka di Asia," ujarnya, seperti dilansir dari AFP.

Data penurunan stok minyak mentah AS, menunjukkan permintaan kuat di ekonomi terbesar dunia itu juga turut mendukung harga. "Persediaan minyak mentah AS turun lebih dari yang diperkirakan, di mana stok bahan bakar bensin dan solar turun. Konsumsi minyak AS tampaknya sangat kuat," katanya.

Departemen Energi AS menyatakan persediaan minyak mentah jatuh 4,4 juta barel pekan lalu, lebih dari perkiraan 1,2 juta barel.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
26 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
33 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
59 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved