Wali Kota Solo tolak peredaran mobil murah

Jum'at, 20 September 2013 - 18:36 WIB
Wali Kota Solo tolak...
Wali Kota Solo tolak peredaran mobil murah
A A A
Sindonews.com - Penjualan mobil murah dikhawatrkan berdampak buruk terhadap penataan lalu lintas di Kota Bengawan, Solo, Jawa Tengah.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyayangkan kebijakan pemerintah pusat yang memberi angin segar penjualan mobil murah. "Keberadaan mobil-mobil murah ini akan membuat padat jalanan di Kota Solo. Rekayasa lalu lintas yang selama ini kami jalankan, bakal percuma," kata Rudy, sapaan akrab Hadi Ruyatmo, Jumat (20/9/2013).

Menurutnya, kondisi infrastruktur lalu lintas di Tanah Air perlu banyak perbaikan supaya mampu menampung volume kendaraan. Namun, dia melihat membeludaknya mobil sebagai akibat penjualan mobil murah, akan sulit ditampung jalan yang kapasitasnya masih terbatas.

Dia menyontohkan luas Kota Solo yang hanya 44 kilometer persegi terlalu sempit untuk tambahan mobilitas kendaraan pribadi. Berdasarkan argumentasi ini, Rudy akan mengirim surat keberatan kepada pemerintah pusat soal peredaran mobil murah.

"Memperbaiki manajemen lalu lintas saja belum rampung, ini malah didatangi mobil murah. Ya enggak selesai-selesai," kata dia.

Seperti diketahui, Rudy menjadi pejabat ketiga yang menolak peredaran mobil murah. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, terang-terangan menolak kebijakan ini.

Rudy mengaku bisa memahami adanya mobil murah sepanjang pemerintah mampu menyediakan infrastruktur memadai. Di sisi lain, penetrasi mobil murah di Tanah Air menjadi ironi tersendiri bagi produsen mobil Esemka. Mobil karya putra terbaik bangsa yang diproduksi oleh PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) sulit berkembang lantaran kurang disokong kemudahan regulasi.

"Kalau seperti ini terus bagaimana mungkin industri otomotif dalam negeri sendiri bisa maju?" katanya.

Berdasarkan catatan Sindonews, penetrasi produsen mobil murah mulai terasa dengan pesanan 55 unit Honda Brio Satya di eks-Karisidenan Surakarta pada pertengahan bulan ini. Mobil berkonsep ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) ini disiapkan untuk bersaing dengan mobil murah keluaran Toyota dan Daihatsu yaitu Agya dan Ayla.

Dealer mobil di Kota Solo diprediksi berani memasok 30-40 unit mobil per bulan apabila tren penjualan mobil murah stabil tinggi. Jenis mobil LCGC dibanderol Rp100 jutaan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Diskon Akhir...
Sambut Diskon Akhir Tahun, Ini Harga Terlengkap Mobil LCGC 2022
Mobil Listrik Ancam...
Mobil Listrik Ancam Eksistensi LCGC, Harga Murah Tinggal Kenangan?
5 Alasan Membeli Mobil...
5 Alasan Membeli Mobil LCGC di 2022
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Napas Buatan untuk Mobil...
Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
26 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
33 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
56 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
2 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved