Dikendalikan, impor premium bisa ditekan hingga 40 juta kl

Rabu, 25 September 2013 - 15:39 WIB
Dikendalikan, impor...
Dikendalikan, impor premium bisa ditekan hingga 40 juta kl
A A A
Sindonews.com - Anggota Badan Anggaran DPR RI mengaku mendukung penuh kebijakan pengendaian pemerintah untuk menekan volume Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Anggota Banggar yang juga anggota Komisi VII DPR, Satya W Yudha menyambut baik rencana pembatasan BBM bersubsidi seperti Radio Frequency Identification (RFID), penggunaan kartu bagi pengisian BBM bersubsidi, fasilitas non cash bagi pengisian Pertamax, serta konversi BBM ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Dia bahkan yakin dengan pola pendistribusian tertutup, maka angka volume Premium pada tahun depan akan dapat ditekan hingga 40 juta kilo liter dibandingkan dalam RAPBN sebesar 50,5 juta kilo liter.

"Saya yakin kalau manajemen distribusi tertutup digunakan, maka pemerintah sudah menghemat volume impor Premium hingga 40 juta kilo liter," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/9/2013).

Satya meminta agar pemerintah melakukan program-program tersebut segera diimplementasikan dan segera dilaksanakan. "Karena instrumen harga telah digunakan, sedangkan yang bisa kita lakukan saat ini adalah mengendalikan volume impor," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
8 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
9 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved