IHSG diprediksi bergerak di kisaran 4.320-4.450
Kamis, 26 September 2013 - 08:46 WIB
IHSG diprediksi bergerak di kisaran 4.320-4.450
A
A
A
Sindonews.com - Analis Riset PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono melihat adanya peluang lebih baik bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) seiring potensi aksi beli di tengah mulai murahnya harga sejumlah saham yang terjadi beberapa hari belakangan.
"Meski belum ada sinyal pembalikan arah, akan tetapi kami melihat terjadi potensi buy on weakness seiring dengan penurunan yang cukup besar beberapa hari terakhir," kata Purwoko, Kamis (26/9/2013).
Dengan peluang tersebut, Purwoko memproyeksikan, IHSG dapat bergerak pada rentang yang lebih hijau dengan kata lain masih akan ada potensi pergerakan yang cukup positif.
"Hari ini, kami proyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.320-4.450," tandasnya.
Menilik perdagangan kemarin, IHSG kembali turun cukup dalam seiring dengan aksi jual yang dilakukan investor asing. Aksi jual asing ini juga terefleksikan dengan kurs nilai tukar rupiah yang melemah. Aksi jual asing tercatat mencapai Rp640 miliar.
Sementara faktor eksternal yang mempengaruhi indeks regional adalah pemerintah AS gagal menyepakati anggaran belanja negara seiring dengan dana anggaran yang hampir mendekati limit.
Selain itu, ada beberapa data ekonomi yang kurang bagus juga menambah sentimen kejatuhan.
"Seperti consumer confidence AS bulan September turun ke level terendah dalam empat bulan terakhir, yaitu 79,7 di bawah konsensus sebesar 79,9 konsensus dan Agustus yang sebesar 81,8 Agustus.
Di samping itu, manufaktur yang termasuk dalam kawasan Richmond tidak bertumbuh dari bulan Agustus, padahal konsensus memperkirakan pertumbuhan bisa mencapai 12 persen.
"Meski belum ada sinyal pembalikan arah, akan tetapi kami melihat terjadi potensi buy on weakness seiring dengan penurunan yang cukup besar beberapa hari terakhir," kata Purwoko, Kamis (26/9/2013).
Dengan peluang tersebut, Purwoko memproyeksikan, IHSG dapat bergerak pada rentang yang lebih hijau dengan kata lain masih akan ada potensi pergerakan yang cukup positif.
"Hari ini, kami proyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.320-4.450," tandasnya.
Menilik perdagangan kemarin, IHSG kembali turun cukup dalam seiring dengan aksi jual yang dilakukan investor asing. Aksi jual asing ini juga terefleksikan dengan kurs nilai tukar rupiah yang melemah. Aksi jual asing tercatat mencapai Rp640 miliar.
Sementara faktor eksternal yang mempengaruhi indeks regional adalah pemerintah AS gagal menyepakati anggaran belanja negara seiring dengan dana anggaran yang hampir mendekati limit.
Selain itu, ada beberapa data ekonomi yang kurang bagus juga menambah sentimen kejatuhan.
"Seperti consumer confidence AS bulan September turun ke level terendah dalam empat bulan terakhir, yaitu 79,7 di bawah konsensus sebesar 79,9 konsensus dan Agustus yang sebesar 81,8 Agustus.
Di samping itu, manufaktur yang termasuk dalam kawasan Richmond tidak bertumbuh dari bulan Agustus, padahal konsensus memperkirakan pertumbuhan bisa mencapai 12 persen.
(rna)
Lihat Juga :