Plafon utang AS buat Wall Street terkoreksi lagi

Kamis, 26 September 2013 - 08:58 WIB
Plafon utang AS buat...
Plafon utang AS buat Wall Street terkoreksi lagi
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir terkoreksi dipicu kecemasan plafon utang pemerintah Amerika Serikat (AS) yang akan segera habis.

Investor mencemaskan masalah plafon utang AS, sementara batas waktu penyelesaian utang pada 1 Oktober 2013. Selain itu, juga dipicu ketidakpastian mengenai stimulus meneter.

Di samping sentimen itu, kejatuhan Wall Street juga akibat anjloknya saham Wal Mart (WMT.N) setelah perusahaan menyatakan akan memangkas permintaan ke pamasok mulai kuartal ini dan berikutnya. Saham Wal Mart terkoreksi 1,5 persen ke USD74,65 dan menyeret koreksi terbesar di indeks S&P serta Dow Jones.

"Dalam jangka pendek tampaknya muncul alasan mengapa investor harus menjual saham," kata Chief Technical Strategist Delta Global Asset Management Bruce Zaro seperti dilansir Reuters, Kamis (26/9/2013).

Sementara itu, sentimen lainnya yang mempengaruhi jatuhnya bursa AS adalah data ekonomi berupa pesanan barang manufaktur AS yang hampir tidak tumbuh pada bulan Agustus di tengah penjualan rumah keluarga tunggal baru yang naik pada bulan Agustus, tetapi bertahan mendekati level terendah tahun ini karena suku bunga KPR yang lebih tinggi.

Pada penutupan perdagangan semalam, indeks Dow Jones berakhir melemah 61,33 poin atau 0,40 persen ke 15.273,26; S&P 500 turun 4,65 poin atau 0,27 persen ke 1.692,77 dan Nasdaq terkoreksi 7,16 poin atau 0,19 persen ke 3.761,10.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
3 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
3 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
4 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
4 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
4 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved