Harga minyak di Asia lebih rendah

Kamis, 26 September 2013 - 10:56 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia lebih rendah
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini melemah, setelah lonjakan tak terduga stok minyak mentah AS dan tanda-tanda hubungan baik Amerika Serikat (AS)-Iran.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 36 sen menjadi USD102,30 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November turun 24 sen menjadi USD108,08 per barel.

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan cadangan minyak mentah Amerika melonjak 2,6 juta barel dalam pekan yang berakhir 20 September 2013. Sedangkan rata-rata analis memperkirakan penurunan 900.000.

"Naiknya persediaan minyak mentah AS tidak diperkirakan sama sekali, dan telah dibasahi harga minyak seiring dengan penghapusan premi risiko seputar Suriah," kata Desmond Chua, analis pasar CMC Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP.

Harga juga di bawah tekanan menyusul tanda-tanda pencairan hubungan AS-Iran, yang dapat menyebabkan pengurangan sanksi Barat terhadap produsen minyak mentah tersebut, yang memungkinkan mengekspor minyak lebih bebas.

Ekonomi Iran telah lumpuh oleh serangkaian sanksi PBB dan AS bertujuan mengakhiri program nuklirnya, yang diklaim Barat digunakan untuk mengembangkan senjata. Namun, Iran membantah pernyataan itu.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Iran Mohammad Javad Zarif mengadakan pembicaraan mengenai program nuklir Teheran, pertemuan tingkat tinggi sejak revolusi Republik Islam 1979.

Dalam wawancara dengan Washington Post, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pihaknya berharap mencapai kesepakatan tentang masalah ini dalam waktu tiga bulan. Dia mengklaim mendapat dukungan penuh dari Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei untuk menyelesaikan kesepakatan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
29 menit yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
1 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
1 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
2 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
2 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
2 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved