Sentimen ini buat IHSG kembali negatif
Kamis, 26 September 2013 - 16:27 WIB
Sentimen ini buat IHSG kembali negatif
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sore ini akhirnya ditutup kembali ke zona merah setelah pada akhir sesi I sempat parkir di zona hijau. Hal itu akibat aksi jual asing di pasar, sehingga menyebabkan IHSG kembali negatif.
"Aksi jual asing masih menjadi katalis negatif bagi IHSG pada perdagangan hari ini. Nyaris sepanjang sesi perdagangan berada di area positif, akhirnya IHSG harus ditutup pada zona merah setelah turun tipis 0,02 persen," kata Analis Riset PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono, Kamis (26/9/2013).
Dia menjelaskan, bargain hunting sempat terjadi pada saham-saham sektor properti, konsumer dan perkebunan. Namun, menjelang penutupan perdagangan, tekanan jual tampak mulai meningkat sehingga menekan indeks kembali ke area negatif.
Aksi jual investor asing tercatat masih cukup besar mencapai Rp548 miliar. Sementara dari luar negeri, menurut Purwoko, investor global tampaknya masih khawatir terkait kesepakatan anggaran belanja pemerintah Amerika Serikat yang susah tercapai.
"Hal ini diperkirakan dapat mengancam pertumbuhan ekonomi AS. Kegagalan meningkatkan debt ceiling berpotensi membuat credit rating pemerintah AS diturunkan," ujarnya.
Pada penutupan sore ini, IHSG berakhir terkoreksi tipis 0,87 poin atau 0,02 persen ke level 4.405,89. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,7 triliun dan volume perdagangan 4,62 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp574,8 miliar. Tercatat sebanyak 182 saham menguat, 81 melemah dan 97 saham stagnan.
"Aksi jual asing masih menjadi katalis negatif bagi IHSG pada perdagangan hari ini. Nyaris sepanjang sesi perdagangan berada di area positif, akhirnya IHSG harus ditutup pada zona merah setelah turun tipis 0,02 persen," kata Analis Riset PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono, Kamis (26/9/2013).
Dia menjelaskan, bargain hunting sempat terjadi pada saham-saham sektor properti, konsumer dan perkebunan. Namun, menjelang penutupan perdagangan, tekanan jual tampak mulai meningkat sehingga menekan indeks kembali ke area negatif.
Aksi jual investor asing tercatat masih cukup besar mencapai Rp548 miliar. Sementara dari luar negeri, menurut Purwoko, investor global tampaknya masih khawatir terkait kesepakatan anggaran belanja pemerintah Amerika Serikat yang susah tercapai.
"Hal ini diperkirakan dapat mengancam pertumbuhan ekonomi AS. Kegagalan meningkatkan debt ceiling berpotensi membuat credit rating pemerintah AS diturunkan," ujarnya.
Pada penutupan sore ini, IHSG berakhir terkoreksi tipis 0,87 poin atau 0,02 persen ke level 4.405,89. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,7 triliun dan volume perdagangan 4,62 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp574,8 miliar. Tercatat sebanyak 182 saham menguat, 81 melemah dan 97 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :