Pengusaha minta pajak UKM tak dipukul rata

Kamis, 26 September 2013 - 17:57 WIB
Pengusaha minta pajak...
Pengusaha minta pajak UKM tak dipukul rata
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Kadin Jawa Barat bidang Kemitraan dan UMKM, Iwan Gunawan mengatakan, diberlakukannya pajak 1 persen bagi UKM di 2013 dinilai kurang tepat.

Kondisi perekonomian yang kurang baik, akibat tekanan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL) dan melemahnya nilai tukar rupiah, membuat pelaku UKM terpuruk. Khususnya UKM yang menggunakan bahan baku impor, seperti halnya UKM yang bergerak di sektor tekstil, garmen, dan elektronik.

Hantaman terhadap pelaku UKM dinilai bertubi-tubi, pasca diberlakukannya pajak 1 persen pada Agustus 2013. "UKM berhadapan dengan pelemahan daya saing akibat pajak 1 persen serta maraknya barang impor di Indonesia," kata dia di Bandung, Kamis (26/9/2013).

Iwan berharap, peraturan pajak 1 persen tidak diberlakukan merata. Mestinya penerapan pajak diklasifikasikan. Karena, UKM ada yang berbentuk CV dan individu. Harusnya UKM yang tergabung dalam koperasi tidak terkena kebijakan tersebut.

Menurutnya, klasifikasi tersebut sangatlah penting untuk mendorong pengembangan koperasi. Bila kebijakan tersebut tetap dipaksakan tidak menutup kemungkinan akan banyak koperasi yang terpuruk.

"Pemerintah harus kaji ulang aturan ini, kalau ingin UKM di Indonesia berkembang. Boleh di berlakukan, tapi harus ada standarisasi yang jelas," pungkas dia seraya mengatakan, pajak tersebut mestinya diimbangi pemberian insentif bagi pelaku UKM.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
5 menit yang lalu
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
6 menit yang lalu
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
14 menit yang lalu
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
1 jam yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
1 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved