Rupiah pagi ini dibuka terdepresiasi

Selasa, 01 Oktober 2013 - 09:36 WIB
Rupiah pagi ini dibuka...
Rupiah pagi ini dibuka terdepresiasi
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pagi ini berdasarkan data Bloomberg dibuka terdepresiasi di tengah keberhasilan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik arah ke teritori hijau.

Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka di level Rp11.453/USD. Posisi itu terdepresiasi jika dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.406/USD.

Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini di level Rp11.575/USD. Posisi tersebut terapresiasi dibanding awal pekan ini yang berada di Rp11.605/USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas juga mencatat bahwa rupiah pagi ini di level Rp11.573/USD atau menguat dibanding penutupan sore kemarin di level Rp11.608/USD.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan oleh sentimen dari potensi terjadinya penutupan (shutdown) ekonomi Amerika Serikat (AS).

Selain itu, sentimen dari dalam negeri, yakni pengumuman inflasi dan trande balance diperkirakan juga akan membuat rupiah semakin sulit untuk menguat.

"Rupiah akan bergerak pada rentang Rp11.532-11.641/USD menurut kurs tengah BI," prediksi dia, Selasa (1/10/2013).

Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari kemarin berada di level Rp11.613/USD atau melemah 81 poin dibanding posisi akhir pekan lalu di level Rp11.532/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
4 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
36 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved