Rupiah sore ini berhasil terapresiasi

Selasa, 01 Oktober 2013 - 16:26 WIB
Rupiah sore ini berhasil...
Rupiah sore ini berhasil terapresiasi
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore ini berhasil terapresiasi seiring dengan positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang didorong pengumuman deflasi September dan neraca perdagangan Indonesia pada Agustus yang mengalami surplus.

Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini berada di level Rp11.360/USD. Posisi ini lebih baik 44 poin dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.406/USD. Sementara sepanjang hari ini, posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.239/USD dan terlemah di Rp11.618/USD.

Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.593/USD, menguat 20 poin dibanding Senin (30/9/2013) di level Rp11.613/USD.

Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini di level Rp11.575/USD dengan kisaran Rp11.505-11.530/USD. Posisi tersebut terapresiasi 30 poin dibanding awal pekan yang berada di Rp11.605/USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas juga mencatat bahwa rupiah sore ini melemah tipis menjadi Rp11.578/USD dibanding pagi tadi di level Rp11.573/USD. Namun, posisi ini menguat 30 poin dibanding penutupan sore kemarin di level Rp11.608/USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung menguatnya IHSG. Selain itu, juga didorong deflasi bulan September, yang merupakan kali pertamanya sejak September 2001 serta neraca perdagangan Agustus yang berhasil surplus meski tipis.

Badan Pusat Statistik (BPS) siang tadi mengumumkan bahwa Indoensia September 2013 mengalami deflasi sebesar 0,35 persen. Selain itu, neraca perdagangan pada Agustus juga mengalami surplus USD0,13 miliar setelah pada bulan sebelumnya mengalami defisit terbesar sepanjang sejarah yang mencapai USD2,31 miliar.

"Di samping itu, pemerintah melalui DJPU (Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang) kembali mengadakan lelang sukuk dengan target Rp1 triliun hari ini, yang berdampak positif bagi rupiah," ujarnya, Selasa (1/10/2013).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
3 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
3 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
4 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
4 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
4 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
6 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved