Gandeng Pelni, Kimia Farma targetkan miliki 500 gerai

Selasa, 01 Oktober 2013 - 18:52 WIB
Gandeng Pelni, Kimia...
Gandeng Pelni, Kimia Farma targetkan miliki 500 gerai
A A A
Sindonews.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menargetkan akan memiliki 500 gerai apotik hingga akhir tahun. Dalam rangka pengembangan, perseroan menggandeng PT Pelni (Persero) untuk mengembangkan bisnis industri farmasi.

Perseroan nantinya akan menyediakan apotik yang dimilikinya, sedangkan 90 persen produk obat-obatan akan dipasok pihak ketiga. Direktur Utama KAEF, Rusdi Rosman mengatakan saat ini telah memiliki 468 gerai dan akan mengejar sisanya dalam tiga bulan kedepan.

Ada empat bentuk Ker jama bersama Pelni. Pertama, pelayanan kefarmasian apotek Kimia Farma di Rumah Sakit (RS) Pelni. Kedua, pelayanan kesehatan karyawan Kimia Farma di RS Pelni. Ketiga, pemanfaatan aset bangunan milik Pelni.

Keempat, jasa pengiriman barang Kimia Farma oleh kapal yang dimilik Pelni. "Mekanismenya sharing profit dengan porsi terbesar di Pelni. Ditargetkan bisa mulai secepatnya karena masih dalam proses persiapan. Kerja sama ini lebih memacu produksi pihak ketiga sebagai pemasok obatnya," ujar Rusdi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (1/10/2013).

Dia mengatakan, apotik perseroan akan melayani untuk pengobatan rawat inap dan jalan. Tidak ada investasi khusus yang disiapkan karena perseroan hanya akan melakukan renovasi apotik.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan bagian dari sinergi BUMN agar bisa menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. "Apotik Kimia Farma nantinya akan didirikan di RS Pelni yang tentunya membantu pelayanan kefarmasian dan pengelolaan obat-obatan," katanya.

Dengan rumah sakit yang dimilikinya, Pelni akan memberikan layanan kesehatan untuk seluruh karyawan Kimia Farma, khususnya di Jakarta.

Kerja sama ini juga meliputi pemanfaatan aset atau bangunan Pelni yang dapat dipergunakan untuk mendirikan outlet-outlet Kimia Farma. Sehingga pelayanan obat-obatan dapat menjangkau ke seluruh penjuru Tanah Air, khususnya pelayanan apotek Kimia Farma.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
1 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Miliki Kesamaan, Dedi...
Miliki Kesamaan, Dedi Mulyadi The Next Jokowi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved