Harga minyak dunia anjlok akibat shutdown AS

Selasa, 01 Oktober 2013 - 19:43 WIB
Harga minyak dunia anjlok...
Harga minyak dunia anjlok akibat shutdown AS
A A A
Sindonews.com - Harga minyak global semakin terperosok karena shutdown parsial yang dialami pemerintah AS, setelah anggota parlemen gagal mencapai kesepakatan anggaran baru.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November turun 36 sen menjadi USD108,01 per barel dalam transaksi di London. Sementara kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk November kehilangan 17 sen menjadi USD102,16 per barel.

Minyak mentah berjangka telah jatuh dalam beberapa hari terakhir di tengah kekhawatiran shutdown pemerintah AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

"Harga minyak mentah berada di bawah tekanan baru pada Selasa akibat shutdown pemerintah AS yang mengangkat kekhawatiran akan terjadi perlambatan permintaan minyak," kata Myrto Sokou, analis senior broker Sucden, London, seperti dilansir dari AFP, Selasa (1/10/2013).

Pemerintah AS menutup pertemuan pada tengah malam (04.00 GMT) waktu Washington, setelah Partai Republik dan Demokrat gagal mencapai kesepakatan anggaran. Hal ini memerintahkan badan-badan federal untuk memulai prosedur mematikan program. Di mana proses ini dapat menyebabkan lebih dari 800.000 pekerja federal yang cuti tidak mendapat bayaran.

Presiden Barack Obama telah memperingatkan situasi ini bisa memukul pemulihan yang baru lahir, dan menuduh Partai Republik melakukan tuntutan politik hukum yang ektrem atas program kesehatan yang dipaksa ditunda selama satu tahun.

Kedua belah pihak kemungkinan tidak akan mencapai kesepakatan dalam meningkatkan batas pinjaman AS pada pertengahan Oktober, di saat pemerintah kehabisan uang tunai. Hal ini akan menyebabkan AS tidak dapat membayar utang yang pada gilirannya terjadi default.

"Barack Obama menolak tunduk terhadap tekanan Republik untuk menunda reformasi perawatan kesehatan, yang mengakibatkan penutupan sebagian aktivitas pemerintah," ujar analis perusahaan perdagangan GFT, Fawad Razaqzada.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
56 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved