Pengiriman uang di dunia lebih USD700 M pada 2016

Kamis, 03 Oktober 2013 - 15:29 WIB
Pengiriman uang di dunia...
Pengiriman uang di dunia lebih USD700 M pada 2016
A A A
Sindonews.com - Bank Dunia memperkirakan, pengiriman uang di seluruh dunia dari pekerja di luar negeri akan melebihi USD700 miliar pada 2016. Untuk tahun ini, lembaga pemberi pinjaman berbasis di Washington itu memproyeksikan remitansi sebesar USD550 miliar.

Dilansir dari The Hindu Business Line, Kamis (3/10/2013), menurut Bank Dunia, pengiriman uang khusus ke negara-negara berkembang akan tumbuh 6,3 persen menjadi USD414 miliar pada 2013, dan akan mencapai USD540 miliar pada 2016.

Kepala Ekonom Bank Dunia, Kaushik Basu mengatakan, remitansi bisa menjadi keseimbangan ketika arus modal lainnya lemah atau mata uang mendevaluasi.

India adalah salah satu penerima remitansi resmi yang diperkirakan mencapai USD71 miliar pada tahun ini, hampir tiga kali lipat dari investasi asing langsung (FDI). Kemudian China berada di angka USD60 miliar, diikuti Filipina (USD26 miliar), Meksiko (USD22 miliar), Nigeria (USD21 miliar) dan Mesir (USD20 miliar).

Pada 2012, rasio pengiriman uang tertinggi di dunia dialami Tajikistan, yaitu 48 persen dari produk domestik bruto (PDB). Disusul Republik Kyrgyz berada di 31 persen, Lesotho dan Nepal masing-masing 25 persen serta Moldova 24 persen.

Untuk negara seperti Tajikistan, mereka menghasilkan setengah dari PDB. Pertumbuhan Remitansi di seluruh dunia kuat, kecuali Amerika Latin, terutama karena migrasi dari Meksiko ke Amerika Serikat sejak resesi 2007-2009 tidak berubah.

"Pengiriman uang paling nyata dan paling kontroversial berhubungan antara migrasi dan pembangunan. Para pembuat kebijakan dapat melakukan lebih banyak untuk memaksimalkan dampak positif dari pengiriman uang dengan memberikan mereka hal lebih murah serta produktif untuk individu dan negara penerima," ujarnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ada dari Negara Tetangga,...
Ada dari Negara Tetangga, Berikut 5 Bank Syariah Terbesar di Dunia
Pernyataan Bank Dunia...
Pernyataan Bank Dunia Mengenai Undang-Undang Cipta Kerja
Bertemu Jokowi, Pimpinan...
Bertemu Jokowi, Pimpinan Bank Dunia Kompak Pakai Batik
Mengenal New Development...
Mengenal New Development Bank, Saingan Bank Dunia Milik BRICS
Titel Negara Berpendapatan...
Titel Negara Berpendapatan Menengah Atas Jadi Tantangan RI
RI Kantongi Utang Rp24,6...
RI Kantongi Utang Rp24,6 T dari Bank Dunia, Pengamat: Alternatif Ideal
Berita Terkini
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
1 jam yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
1 jam yang lalu
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliar
1 jam yang lalu
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
1 jam yang lalu
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
2 jam yang lalu
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved